620 views

Trend HR yang Mempengaruhi Rekrutmen untuk Posisi Senior

Linggar
Linggar
October 25, 2023
trend hr 2024

Trend HR terus berubah seiring berjalannya waktu. Sebagai praktisi di bidang HR, memahami dan mengkuti tren yang berlaku untuk memastikan perusahaan tetap relevan dengan kompetitor. 

Dalam rekrutmen misalnya, HR harus mengetahui kanal apa yang paling efektif untuk menjaring kandidat, tantangan apa yang perlu diantisipasi hingga tren kompensasi dan benefit yang dicari kandidat. Hal ini karena HR memiliki peran penting dalam menjembatani komunikasi kebutuhan kandidat dan perusahaan. 

Bagi perusahaan sendiri, tetap relevan dengan trend HR terbaru juga penting terutama untuk menarik kandidat muda yang potensial memberikan kontribusi positif untuk perusahaan. 

Dalam ebook terbaru Glints berjudul Tren HR & Survei Gaji 2024, kami sudah merangkum beberapa trend HR penting yang berpengaruh pada rekrutmen, utamanya untuk posisi senior. Berikut ini kami berikan cuplikannya untuk Anda. 

Kilas balik trend HR 2023


kilas balik trend hr 2023

Salah satu cara untuk memproyeksi tren kompensasi di tahun 2024 mendatang adalah dengan melihat kembali apa saja trend HR yang terjadi selama 2023 lalu. 

Salah satu kejadian paling mempengaruhi tren kompensasi dan benefit selama 2023 adalah tech winter. Banyak perusahaan teknologi terkemuka di tanah air yang terpaksa melakukan efisiensi untuk merespon ketidakpastiaan ekonomi global. 

Selain itu, Indonesia juga terbukti berhasil bangkit pasca dihantam pandemi lalu. Hal ini terlihat dari turunnya tingkat pengangguran nasional di awal tahun ini ke angka 5,45%, sebelumnya mencapai 5,83% di periode yang sama di tahun lalu. 

Hal ini merupakan kabar yang menggembirakan namun juga merupakan tantangan bagi para employers. Pasalnya, jumlah kandidat yang tersedia di pasar juga semakin sedikit.

”Ketika tech winter kemarin, ketersediaan talent yang banyak membuat market tidak begitu kompetitif dan cenderung stagnan. Supply banyak sedangkan demand sangat sedikit, jadi bonus demografinya justru negatif. Di 2023 ini, market sudah mulai naik dan tren kenaikan gaji pun bisa sampai 20%,” Fakhrul Arifin, Talent Consultant Manager Glints. 

Tantangan bukan hanya hadir dalam meningkatnya permintaan kompensasi oleh kandidat, namun juga dari kesenjangan keterampilan kandidat di pasar tenaga kerja. 

Apalagi jika kita bedah data demografi pekerja di Indonesia yang masih didominasi oleh pekerja dengan latar belakang pendidikan SD sejumlah 37,69%. 

Data BPS Agustus 2021, hanya 12,82% pekerja di Indonesia yang memiliki latar pendidikan tinggi. Rinciannya, 13,34 juta pekerja (10,18%) merupakan lulusan universitas dan 3,46 juta pekerja (2,64%) merupakan lulusan Diploma I/II/III. 

Hal ini tentu menjadi tantangan untuk perusahaan yang membutuhkan pekerja dengan latar belakang pendidikan tinggi dan memiliki keterampilan khusus, apalagi untuk kandidat di level senior. 

Ketersediaan kandidat yang langka, membuat penawaran kompensasi dan benefit yang diberikan harus cukup menarik untuk kandidat senior. Ditambah lagi dengan pendekatan proaktif dapat meningkatkan peluang untuk mendapatkan kandidat senior kompeten yang diidamkan. 

Insight Indico penawaran kompensasi dan benefit untuk menarik kandidat senior  



Tahun 2024 diprediksi menjadi tahun yang menantang sekaligus penuh peluang dalam dunia rekrutmen di Indonesia. Perubahan dalam pasar kerja, tuntutan teknologi yang berkembang dan kebutuhan akan kandidat dengan keterampilan yang spesifik akan mempengaruhi strategi rekrutmen perusahaan. 

Oleh karena itu, kesuksesan akan bergantung pada kemampuan perusahaan untuk memantau tren dengan cermat, beradaptasi secara cepat, dan menawarkan kompensasi serta manfaat yang sesuai. 

“Dari pengalaman, kami mengelompokkan kebutuhan kandidat bukan hanya senior dan junior tapi juga married dan single. Untuk kandidat senior dan sudah menikah yang sering saya temui, bagi mereka yang penting package kompensasi ketemu, terus leader-nya mau hands on, sustainability perusahaan dan karena mereka sudah punya tanggungan biasanya asuransi kesehatan juga jadi pertimbangan,” jelas Nadia Nurviani Hastuti, People Acquisiton Lead Indico.

Salah satu yang penting digarisbawahi adalah concern kandidat pada sustainability atau kestabilan pekerjaan meningkat. Hal ini juga didorong dengan kondisi pasar tenaga kerja sepanjang pandemi yang juga disusul tech winter

Dalam survei yang kami lakukan, temuan yang sama juga muncul. Pekerjaan yang stabil menjadi salah satu alasan kuat kandidat menerima pekerjaan baru, yang dipilih oleh 36% responden. 

Namun demikian, di tengah keterbatasan talenta yang ada di pasar kerja bukan hanya kandidat yang memiliki nilai tawar tinggi. Perusahaan pun tetap menerapkan standar yang tinggi untuk kandidat, bukan hanya dari segi hard skill saja namun juga dari segi soft skill dan kecocokan dengan budaya kerja. 

Hal ini diungkapkan Pandu Maulana, Corporate Brand & Communication Lead Indico dalam wawancara eksklusif yang kami lakukan. “Kami berusaha memastikan kandidat yang kami rekrut memiliki nilai EPIC WAY yang merupakan core values INDICO.”

Indico merupakan salah satu praktisi yang memberikan insight-nya untuk membantu Anda mengambil keputusan rekrutmen yang lebih efisien. Selain insight dari para ahli dan praktisi, ebook ini juga dilengkapi dengan data sebaran gaji di berbagai industri baik untuk kandidat junior maupun senior serta tren pasar kerja terbaru.

Anda dapat memperoleh data lengkapnya untuk mempersiapkan paket kompensasi terbaru dan update tren terkini pasar tenaga kerja dengan mengunduh ebook terbaru Glints ‘Tren HR dan Survei Gaji 2024‘. Unduh gratis dan dapatkan data pendukung untuk keputusan rekrutmen yang lebih efisien sekarang juga.


unduh gratis Tren HR & Survei Gaji 2024

Rekrut secara Tepat Lebih Cepat bersama Glints!
Bangun tim Anda lebih mudah mulai hari ini! Temukan kandidat berkualitas sesuai kualifikasi Anda dengan efisien bersama Glints. Jadwalkan konsultasi gratis dengan mengisi formulir ini.