26 Jenis Training Karyawan yang Efektif Bagi Perusahaan di 2025
Dalam dunia bisnis yang kompetitif saat ini, perusahaan tidak dapat mengabaikan kualitas tenaga kerja dalam mencapai kesuksesan. SDM yang berkualitas dan terampil menjadi salah satu faktor kunci untuk menghadapi tantangan bisnis yang terus berkembang. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk memberikan perhatian yang serius terhadap pelatihan atau training karyawan.
Pentingnya lagi, survei LinkedIn juga menyebutkan bahwa perusahaan dengan mobilitas internal yang tinggi dapat mempertahankan karyawan 2x lebih lama.
Lalu, apa saja contoh jenis training karyawan yang efektif untuk perusahaan? Simak penjelasan lengkap yang telah Glints for Employers rangkum untuk Anda.
Isi Artikel
Toggle
Melansir CFI, pelatihan SDM atau training karyawan merujuk pada upaya berkelanjutan sebuah perusahaan untuk meningkatkan kinerja karyawannya. Perusahaan bertujuan untuk melatih dan mengembangkan karyawan dengan menggunakan berbagai metode dan program pendidikan.
Dalam beberapa tahun terakhir, pelatihan dan pengembangan telah menjadi elemen penting dari strategi sebuah perusahaan. Kini lebih banyak perusahaan menyadari bahwa berinvestasi dalam pelatihan dan pengembangan karyawan tidak hanya berfungsi sebagai motivasi, namun juga memungkinkan perusahaan menciptakan tenaga kerja dengan keterampilan tinggi.

Tahukah Anda, karyawan yang memiliki akses terhadap peluang pelatihan dan pengembangan lebih cenderung bertahan dalam perusahaan untuk jangka waktu yang lebih lama dan lebih terlibat (engage) dalam pekerjaannya.
Pernyataan ini berlatar laporan LinkedIn’s 2018 Workplace Leaning Report dari LinkedIn menemukan bahwa 93 persen karyawan akan bertahan di perusahaan lebih lama jika perusahaan tersebut berinvestasi dalam karier mereka.
Adapun beberapa alasan lainnya mengapa penting bagi pengusaha untuk memulai program pelatihan bagi karyawan mereka, antara lain:
Program pelatihan karyawan membantu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan karyawan agar sesuai dengan perubahan yang terjadi dalam industri. Peningkatan ini tentunya akan berdampak positif pada produktivitas karyawan serta meningkatkan keuntungan dan efisiensi organisasi.
Ketika penilaian kinerja karyawan menunjukkan adanya kebutuhan perbaikan pada subjek atau keterampilan tertentu, program pelatihan pun dapat diorganisir untuk membantu perbaikan ini. Pada akhirnya, pelatihan ini dapat mengatasi masalah yang teridentifikasi dan fokus pada solusinya.
Program pelatihan SDM juga dapat membantu mempersiapkan karyawan yang akan naik ke posisi yang lebih tinggi dan mengemban tanggung jawab yang lebih besar. Program-program ini akan membantu mereka mempelajari keterampilan yang diperlukan untuk berfungsi secara efektif dalam posisi baru mereka. Misalnya, mereka dapat dilatih dalam keterampilan kepemimpinan atau penggunaan perangkat lunak tertentu yang akan mereka gunakan dalam peran baru kedepannya.
Implementasi program pelatihan di tempat kerja akan membantu karyawan merasa bahwa perusahaan menginvestasikan waktu dan upaya pada mereka. Dengan terus mengajarkan karyawan keterampilan dan kemampuan baru, mereka tidak hanya menjadi pekerja yang lebih baik, namun juga merasa menjadi anggota produktif yang lebih berarti dalam perusahaan. Hal ini akan meningkatkan motivasi kerja serta keterampilan mereka di perusahaan Anda.
Program pelatihan karyawan membantu perusahaan menguji sejauh mana sistem manajemen kinerja yang baru yang diterapkan efisien dan efektif. Dalam hal ini, program pelatihan dapat membantu departemen HR menetapkan harapan kinerja yang lebih jelas bagi karyawan.
Dengan keterampilan teknis yang diperoleh melalui pelatihan SDM, karyawan menjadi lebih kompetitif di pasar kerja. Mereka memiliki keunggulan dibandingkan dengan pesaing lainnya yang mungkin tidak memiliki keterampilan yang sama. Ini dapat membantu perusahaan mempertahankan dan menarik karyawan berkualitas tinggi.
Terakhir, Pelatihan SDM dapat merangsang inovasi dan kreativitas di tempat kerja. Karyawan yang memiliki keterampilan teknis yang kuat akan merasa lebih percaya diri dalam mengeksplorasi ide-ide baru dan mengimplementasikannya dalam pekerjaan mereka. Hal ini dapat mendorong inovasi di perusahaan dan membantu mereka tetap relevan dan maju dalam bidang pekerjaan mereka.

Pelatihan ini dilakukan pada awal masuknya seorang karyawan dalam beberapa hari atau minggu pertama. Tujuannya adalah memperkenalkan karyawan dengan budaya dan nilai-nilai perusahaan. Selain itu, pelatihan ini dapat membantu karyawan memahami misi, visi, nilai-nilai, kebijakan, struktur pelaporan, dan lain sebagainya.
Kolaborasi antar tim dan tim lintas fungsi sangat penting untuk kelancaran kerja suatu perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan juga melatih karyawan untuk berkoordinasi dan bekerja sama dengan anggota tim yang berbeda. Pelatihan ini akan meningkatkan keterlibatan dan produktivitas tim.
Pelatihan kepemimpinan dan manajemen menjadi kini banyak menjadi prioritas utama perusahaan di 2023. Fokusnya adalah membantu para profesional memperoleh keterampilan manajerial yang esensial seperti pengembangan anggota tim, delegasi tugas, dan memberikan feedback. Pelatihan ini juga dapat menjadikan tahap transisi peran individu ke peran kepemimpinan menjadi lebih mudah.
Melansir Emeritus, perusahaan di Amerika Serikat telah meningkatkan pelatihan dan pengembangan eksekutif mereka sebesar 16% di tahun 2023. Jenis pelatihan karyawan ini berfokus pada strategi, inovasi, dan pengembangan budaya untuk peran eksekutif tingkat atas (C-suite).
Pelatihan diversity, equity, and inclusion (DEI) adalah jenis pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang keberagaman, kesetaraan, dan inklusi dalam lingkungan kerja. Pelatihan ini berfokus pada mempromosikan keadilan, menghilangkan bias dan diskriminasi, serta menciptakan budaya kerja yang inklusif bagi semua individu, tanpa memandang latar belakang mereka.
Pelatihan IT dan keterampilan teknis adalah salah satu jenis pelatihan karyawan yang penting. Ini melibatkan pengajaran keterampilan teknis untuk mengembangkan, mengelola, dan menjalankan aplikasi atau produk. Namun, pelatihan teknis tidak hanya terkait dengan teknologi. Ini juga dapat mencakup keterampilan yang diperlukan untuk menjalankan pekerjaan secara efisien.
Customer service training adalah jenis pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan karyawan dalam memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah membantu karyawan memahami pentingnya layanan pelanggan yang baik, meningkatkan keterampilan komunikasi, memahami kebutuhan dan harapan pelanggan, serta mengembangkan strategi untuk menyelesaikan masalah pelanggan dengan efektif.
Soft skill sering dianggap remeh dalam hal pertumbuhan karier. Namun dalam hal ketenagakerjaan, keterampilan ini dapat diberikan bobot yang sama atau bahkan lebih besar daripada keterampilan teknis. Perusahaan juga menginvestasikan sumber daya yang signifikan untuk memberikan pelatihan soft skill kepada karyawan. Ini meliputi komunikasi, manajemen waktu, kecerdasan emosional, penyelesaian konflik, dan lain sebagainya.
Product training adalah jenis pelatihan yang ditujukan untuk mengajarkan karyawan tentang detail dan fitur produk atau layanan yang ditawarkan oleh perusahaan. Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan bahwa karyawan memiliki pemahaman yang mendalam tentang produk perusahaan. Sehingga, mereka dapat dengan percaya diri menjelaskan kepada pelanggan tentang keunggulan, kegunaan, dan nilai tambah produk tersebut.
Setiap bisnis memerlukan departemen penjualan yang terampil untuk menghasilkan prospek dan mendapatkan pelanggan. Oleh karena itu, pelatihan penjualan yang rutin menjadi krusial bagi perusahaan. Jenis pelatihan ini penting dalam jenis business-to-business (B2B) maupun business-to-customer (B2C). Pelatihan ini umumnya melibatkan pengajaran storytelling, pemahaman bisnis, pendengaran aktif, negosiasi, dan lain-lain.
Quality assurance training adalah jenis pelatihan yang ditujukan untuk mengajarkan karyawan tentang praktik dan prosedur yang diperlukan untuk memastikan kualitas produk atau layanan yang dihasilkan oleh perusahaan. Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan bahwa karyawan memiliki pemahaman yang baik tentang standar kualitas, metodologi pengujian, pengawasan proses produksi, dan peningkatan kualitas.
Kebanyakan industri, baik itu keuangan, manufaktur, atau konstruksi, menghadapi beberapa jenis beban regulasi. Pelatihan kepatuhan wajib diberikan sebagai bagian dari proses onboarding karyawan. Ini membantu karyawan mempelajari kewajiban hukum dan regulasi yang berlaku untuk perusahaan. Namun, pelatihan kepatuhan juga harus dilakukan secara berkala untuk memastikan bahwa karyawan mengetahui semua amandemen hukum dan regulasi yang relevan.
Dalam era globalisasi yang semakin terhubung, pelatihan bahasa untuk karyawan menjadi kebutuhan penting, terutama bagi perusahaan yang beroperasi di berbagai negara. Language training memungkinkan karyawan berkomunikasi lebih efektif dengan klien internasional atau kolega dari berbagai latar belakang bahasa. Selain meningkatkan kemampuan komunikasi, pelatihan ini juga berperan dalam mempererat hubungan kerja.
Pelatihan keselamatan memiliki peran yang sangat penting, terutama dalam industri dengan tingkat risiko tinggi seperti konstruksi dan manufaktur. Program ini memberikan pemahaman tentang prosedur keselamatan kerja, langkah-langkah pencegahan kecelakaan, serta cara menangani keadaan darurat di tempat kerja. Melalui pelatihan ini, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman bagi seluruh karyawan.
Pencegahan kekerasan seksual di tempat kerja adalah bagian penting dari menciptakan lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan penuh rasa hormat bagi semua karyawan. Melalui pelatihan yang efektif, perusahaan dapat mengurangi risiko kekerasan seksual, meningkatkan kesadaran, dan memastikan karyawan mengetahui apa yang harus dilakukan jika mereka atau rekan kerja mereka mengalami kekerasan seksual.
Dengan pelatihan ini, perusahaan dapat membangun budaya yang berorientasi pada saling menghormati dan keamanan bagi semua karyawan, yang pada gilirannya akan meningkatkan kinerja tim dan kepuasan kerja secara keseluruhan.
Pelatihan dan pengembangan ini dirancang untuk mengurangi risiko serta mendukung penerapan proses manajemen risiko. Materi yang disampaikan umumnya mencakup aspek keselamatan kerja, keamanan informasi, dan kepatuhan terhadap aturan.
Pelatihan ini dirancang untuk menerapkan berbagai teknik yang membantu karyawan dalam mengembangkan pemikiran kreatif dan inovatif. Melalui pelatihan ini, mereka dapat meningkatkan kreativitas serta menghasilkan ide-ide baru yang bermanfaat bagi kemajuan perusahaan.
Pelatihan ini menjadi salah satu yang paling dibutuhkan oleh perusahaan di sektor pelayanan yang berfokus pada kepuasan pelanggan. Contohnya meliputi pelatihan terkait digitalisasi untuk teknologi mutakhir, seperti kecerdasan buatan (AI), perlindungan privasi data, atau keamanan siber.
Retraining dilakukan untuk mempersiapkan karyawan menghadapi perubahan dalam dunia kerja. Dengan pelatihan ini, karyawan dapat lebih mudah beradaptasi dengan sistem baru yang diterapkan di kantor dan mampu menyesuaikan diri secara cepat dengan aturan atau regulasi yang berlaku.
Ketika karyawan perlu beralih ke peran yang berbeda, pelatihan reskilling menjadi sangat bermanfaat. Program ini bertujuan untuk membantu karyawan menguasai keterampilan baru yang dibutuhkan untuk posisi atau industri lain. Reskilling sering diterapkan saat perusahaan mengalami transformasi atau menghadapi perubahan signifikan dalam model bisnisnya.
Situasi industri saat ini mendorong perusahaan untuk menyelenggarakan pelatihan keamanan siber. Program ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan individu maupun karyawan dalam menjaga sistem, data, dan informasi dari ancaman siber. Tujuannya adalah mengurangi risiko serangan seperti peretasan, malware, phishing, atau kebocoran data.
Penerapan data science memiliki peran penting bagi perusahaan, karena mendukung pengambilan keputusan berbasis data, meningkatkan efisiensi operasional, serta membantu mengidentifikasi peluang dan strategi bisnis. Mengingat kompleksitas bidang ini, pelatihan data science biasanya diselenggarakan secara khusus untuk tim atau divisi data scientist di perusahaan.
Data engineering memiliki peran krusial bagi perusahaan karena menjadi dasar dalam pengelolaan big data. Seperti pelatihan untuk data scientist, pelatihan data engineering biasanya juga disiapkan secara khusus untuk data engineer di perusahaan.
Dalam era digital, pelatihan UI/UX design menjadi salah satu program pengembangan karyawan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam merancang pengalaman pengguna yang intuitif, menarik, dan efektif pada produk atau layanan perusahaan. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan sekaligus mendukung keberhasilan bisnis secara menyeluruh.
Privasi data merupakan salah satu kekhawatiran terbesar bagi perusahaan saat ini. Mereka harus sangat berhati-hati dalam mengelola data pribadi karyawan dan pelanggan mereka yang bersifat rahasia. Hal ini juga dikarenakan adanya regulasi perlindungan data yang ketat seperti General Data Protection Regulation (GDPR) di Uni Eropa. Pelatihan ini melibatkan pengajaran karyawan tentang cara menangani dan menyimpan data serta tindakan yang harus diambil dalam kasus ancaman atau pelanggaran data privasi.
Itu dia ulasan lengkap mengenai pelatihan SDM yang penting untuk Anda pahami fungsi, manfaat, dan jenis-jenisnya.
Butuh Solusi Rekrutmen yang Lebih Efisien? Kunjungi Glints Employer untuk melihat bagaimana kami bisa membantu Anda!