3,012 views

HR Harus Tahu! Pahami Gross Salary sebelum Tawarkan pada Kandidat

Linggar
Linggar
September 12, 2023
gross salary adalah

Gross salary atau gaji kotor adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan pendapatan yang diterima oleh karyawan sebelum dipotong dengan berbagai faktor seperti pajak, iuran atau faktor lain. 

Dalam payroll, ada banyak istilah yang kita kenal seperti gaji pokok, gaji bersih, dan juga gross salary atau gaji kotor. Sebagai HR, perbedaan ketiganya perlu dipahami agar tidak salah ketika melakukan penawaran dan menjelaskan kepada kandidat. 

Hal ini karena, gaji masih menjadi faktor yang paling dipertimbangkan oleh kandidat ketika mereka memutuskan untuk bergabung atau tidak ke dalam perusahaan. Dalam data Waalaxy, gaji menjadi salah satu faktor paling penting dalam employer branding, 47% responden menyebut faktor ini mempengaruhi keinginan mereka bergabung. 

Pengertian gross salary



Gross salary adalah total pendapatan atau gaji yang diterima karyawan setelah menggabungkan komponen pendapatan seperti gaji pokok, tunjangan dan benefit namun belum dikurangi komponen pengurang seperti pajak dan iuran. 

Dalam Bahasa Indonesia, gross salary juga dikenal dengan gaji kotor. Bagi pemberi kerja, kita penawarkan gross salary pastikan untuk menghitung juga potongan pajak penghasilannya. 

Selain pajak, potongan lain yang mungkin timbul adalah iuran jaminan sosial seperti BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Perhitungannya, perusahaan membayarkan iuran JHT 3,7% sementara karyawan membayarkan 2% dari total pendapatan. Selain itu, untuk jaminan pensiun 2% dibayar perusahaan sedangkan 1% dibayarkan oleh karyawan. 

Perhitungan di atas sudah berlaku sejak Februari 2021 berdasarkan Surat Edaran BPJS Ketenagakerjaan Nomor B/0246/022021. 

Sementara itu, untuk iuran BPJS Kesehatan adalah 5% dari keseluruhan gaji. Pembayarannya dibagi menjadi dua, perusahaan membayarkan 4% sementara sisa 1%-nya menjadi tanggung jawab dari karyawan. 

Selain itu, potongan-potongan lain juga mungkin diberlakukan sesuai dengan kebijakan perusahaan. Hal ini bisa jadi berbeda antar perusahaan seperti misalnya potongan karena mengambil pinjaman di kantor atau sebab lain. 



Komponen gaji kotor

Secara umum ada beberapa komponen dalam gaji kotor yang diterima oleh pegawai. Namun, komponen ini dapat berbeda sesuai dengan kebijakan perusahaan.

  • Gaji pokok
  • Tunjangan transportasi
  • Uang makan
  • Tunjangan keluarga
  • Tunjangan jabatan
  • Komisi 

Komponen di atas bisa jadi berbeda, baik nama maupun esensinya tergantung kebijakan perusahaan. Coverfox merangkum komponen gross salary adalah:

  • Segala upah yang diterima dari perusahaan baik berupa gaji pokok, renumerasi, upah lembur, sisa tunggakan gaji, komisi bonus atau insentif
  • Semua benefit dari perusahaan seperti tunjangan akomodasi, listrik, bensin, air dan biaya telekomunikasi. 
  • Tunjangan sesuai dengan kebijakan perusahaan, seperti tunjangan transportasi, tunjangan kesehatan, tunjangan pensiun, dan jenis tunjangan lain. 


Rumus menghitung gross salary

Dengan mengetahui komponen-komponen di atas, Anda akan lebih mudah menghitung gross salary atau gaji kotor. Berikut ini rumus gross salary adalah


Gross salary = gaji pokok +upah lembur + tunjangan + bonus + komisi + komponen pendapatan lain

Simulasi dan cara menghitung take home pay



Setelah mengetahui gross salary, HR juga perlu melakukan perhitungan untuk gaji bersih yang diterima atau dibawa pulang oleh karyawan. Informasi ini selain untuk dijelaskan kepada karyawan juga penting disertakan dalam slip gaji. 

Membicarakan perhitungan gaji karyawan bulanan artinya kita perlu menghitung gaji bersih atau THP yang diperoleh karyawan. 

Take home pay mencakup gross salary yang diperoleh karyawan dikurangi semua beban dan potongan yang melekat pada gaji. 

Rumus menghitung THP

Penggunaan rumus ini mengikuti aturan dan pengertian upah dalam UU No. 13 Tahun 2003 Pasal 1 Ayat (30): 

Upah merupakan hak pekerja yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pemberi kerja kepada pekerja yang ditetapkan dan dibayarkan menurut suatu perjanjian kontrak kerja, kesepakatan atau peraturan perundang-undangan, termasuk tunjangan bagi pekerja serta keluarganya atas suatu pekerjaan yang dilakukan. 

Rumus perhitungan THP atau gaji bulanan karyawan:

THP = GROSS SALARY – TOTAL POTONGAN

Untuk memudahkan Anda memahami rumus di atas, kita akan menggunakan studi kasus berikut ini.

Sara memiliki gaji pokok sebesar RpRp6.000.000. Perusahaan Sara memberikan beberapa tunjangan yang diterima dalam bentuk tunai untuk Sara yaitu tunjangan paket data, tunjangan laptop dan juga tunjangan transportasi yang besarnya akan menyesuaikan dengan kehadiran Sara di kantor. 

Masing-masing tunjangan tersebut memiliki besar yang berbeda. Untuk tunjangan paket data, Sara mendapatkan Rp200.000. Sementara itu, tunjangan laptop sebanyak Rp450.000 dan tunjangan transportasi Rp1.300.000 dengan kedatangan penuh. 

Untuk potongan, Sara dikenakan potongan Rp75.000 sebagai iuran BPJS Kesehatan, Rp150.000 Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun Rp75.000. Selain itu, pendapatan Sara juga dipotong otomatis untuk pembayaran PPh 21 sebesar Rp140.000. 

Dengan semua informasi ini, kita dapat menghitung besar THP yang didapatkan oleh Sara. 

THP = GROSS SALARY – TOTAL POTONGAN

Total perolehan gaji = (gaji pokok + tunjangan + pendapatan lain) – (potongan BPJS + PPh 21 + potongan lainnya)

= (Rp6.000.000 + Rp200.000 + Rp450.000 + Rp1.300.000) – (Rp75.000 + Rp150.000 + Rp75.000 + Rp140.000)

= Rp7.950.000 – Rp440.000

Take home pay atau THP yang diterima Sara adalah Rp7.510.000.

Selain pembayaran yang dibayarkan secara tunai, Sara juga mendapatkan benefit non-tunai seperti pembayaran iuran Jaminan Pensiun dan Jaminan Hari Tua. Pembayaran ini ditujukan langsung kepada penyedia layanan yaitu BPJS Ketenagakerjaan sehingga Sara tidak mendapatkannya secara tunai. 

Namun demikian, Sara tetap mendapatkan manfaat perlindungan dari iuran yang dibayarkan oleh perusahaan tempatnya bekerja tersebut.

Dengan mengetahui

Rekrut secara Tepat Lebih Cepat bersama Glints!
Bangun tim Anda lebih mudah mulai hari ini! Temukan kandidat berkualitas sesuai kualifikasi Anda dengan efisien bersama Glints. Jadwalkan konsultasi gratis dengan mengisi formulir ini.