E-book: Persingkat Proses Rekrutmen dengan Hiring Toolkit!

Regina Pertiwi
Regina Pertiwi
November 12, 2019
E-book: Persingkat Proses Rekrutmen dengan Hiring Toolkit!

Hiring is not simple job. Bahkan untuk profesional berpengalaman, banyak sekali tahap-tahap dalam perekrutan yang tidak bisa dilewati dan harus dipertimbangkan secara hati-hati. Maka dari itu, HR menggunakan banyak macam hiring tools yang membantu menyederhanakan proses perekrutan agar lebih efektif dan memperkecil resiko hasil rekrut yang tidak relevan. 

Banyak hiring toolkit yang dapat membantu rekruter sesuai dengan kebutuhan perekrutannya. Namun, jika kamu mencari solusi serta panduan secara bertahap terhadap permasalahan-permasalahan yang disebutkan di paragraf sebelumnya, Anda dapat temukan di dalam Glints Hiring Toolkit. Yuk, simak apa saja yang ada di dalamnya:

Menulis Deskripsi Pekerjaan Secara Tepat dan Jelas

Menulis deskripsi pekerjaan terdengar seperti hal sepele. “Apa susahnya menulis deksripsi pekerjaan?” tanya banyak orang. Namun nyatanya, berdasarkan riset dari Spherion dan Research Now, sebanyak 42% tenaga kerja tidak puas dengan nama jabatan mereka.

Lagipula, siapa yang tertarik dengan nama jabatan yang patut dipertanyakan seperti contohnya “Marketing Wizard”? Terlebih lagi, jika deskripsi pekerjaan, tanggung jawab, dan skills yangg dibutuhkan tidak ditulis secara jelas. 

Deskripsi pekerjaan harus ditulis secara hati-hati dengan penggunaan kata yang tepat agar dapat menarik kandidat berpotensi. Tugas dan skills yang dibutuhkan juga harus ditulis secara terperinci di dalam deskripsi pekerjaan untuk menghindari kesalahpahaman serta memperjelas apa yang dibutuhkan perusahaanmu dari kandidat tersebut. 

Screening Interview

Merasa bingung karena kandidat yang mendaftar ternyata melebihi ekspektasi? Kamu dapat menyortir kandidat berpotensi dengan melakukan Screening Interview, untuk menyaring kandidat-kandidat yang ternyata tidak memenuhi syarat yang dibutuhkan oleh perusahaan. Screening Interview digunakan untuk menentukan apakah kandidat dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya, atau tidak.

Tidak seperti 1 on 1 interview, Screening Interview tidak memakan banyak waktu. Maka dari itu, pertanyaan yang akan ditanyakan kepada kandidat harus ringkas dan jelas. Kamu dapat temukan checklist pertanyaan penting yang dapat kamu tanyakan dan pertimbangkan saat Screening Interview beserta penjelasannya di dalam hiring tool ini.

Toolkit dan Scorecard Untuk User Interview

Alias: tahap selanjutnya dalam proses perekrutan. Setelah menyortir kandidat dari Screening Interview, User Interview dilakukan secara tatap muka. Pertanyaan-pertanyaan yang ditanyakan dalam User Interview akan lebih mengarah secara teknis, untuk melihat apakah kandidat kompeten untuk posisinya dan dengan rekan-rekan kerjanya.

Hiring tool ini telah menyediakan metode unik yang dapat digunakan untuk menentukan kandidat mana yang tepat untuk perusahaan. Terdapat juga checklist pertanyaan dan scorcecard templates yang dapat langsung digunakan.

Pentingnya Menulis Follow-up Email 

Kandidat memiliki hak untuk mengetahui kabar selanjutnya dari proses perekrutan. Lolos maupun tidak, kandidat berhak mengetahuinya. Kenapa? Karena kandidat butuh kejelasan, bukan hanya berharap-harap cemas. Sayangnya, berdasarkan riset LinkedIn, sebesar 94% kandidat menginginkan adanya feedback seusai interview dari perusahaan, namun hanya 41% kandidat yang pernah menerima feedback. 

Maka dari itu, rutin memberi update terbaru dalam proses perekrutan kepada kandidat juga dapat meningkatkan pengalaman mereka, yang nantinya akan berdampak baik untuk reputasi perusahaan.

Untuk selengkapnya dari Glints Hiring Toolkit, klik download and you’re good to go to start your quality hiring!
[wpforms id=”266″ title=”false” description=”false”]

Konsultasikan kebutuhan rekrutmen Anda GRATIS! 

Mulailah perjalanan perekrutan Anda bersama kami hari ini dengan konsultasi gratis. Cukup isi formulir dan tim Glints akan segera menghubungi Anda