Jobdesk digital marketing adalah mengembangkan dan melakukan strategi pemasaran online untuk meningkatkan brand awareness dan menaikkan penjualan.
Digital marketing memiliki peran penting dalam perusahaan karena mereka dapat membantu bisnis berkembang dan makin banyak dibeli atau digunakan oleh pelanggan.
Sedang berencana merekrut digital marketing untuk bergabung dalam tim Anda?
Supaya Anda bisa mendapatkan kandidat yang tepat, di artikel ini Glints akan menjelaskan serba-serbi digital marketing.
Mulai dari definisi, tanggung jawab, skill yang dibutuhkan, sekaligus contoh dan tips membuat job description posisi digital marketing untuk Anda tulis di iklan lowongan kerja.
Digital marketer adalah orang yang bertanggung jawab mempromosikan produk, layanan, atau merek bisnis melalui saluran digital.
Ruang lingkup digital marketing mencakup media sosial, search engine atau mesin pencarian, email, pembuatan konten, website, dan menjalankan online campaign atau iklan online.
Mereka juga bertugas memantau tren, melakukan riset pada kompetitor, menganalisis perilaku konsumen, dan mengukur keberhasilan suatu online campaign.
Manfaat digital marketing untuk bisnis antara lain:
Sebelum Anda memulai proses perekrutan, pahami lebih lanjut tentang jobdesk digital marketing di bawah ini:
Salah satu tugas digital marketer adalah membuat dan merencanakan strategi konten untuk bisnis atau perusahaan.
Tugas ini meliputi menulis blog yang berkaitan dengan produk dan membuat deskripsi produk di website untuk meningkatkan brand awareness.
Digital marketer harus membuat perencanaan kapan konten-konten tersebut harus tayang dan apa saja konten yang akan dibuat dalam waktu 1 bulan ke depan.
SEO digunakan oleh bisnis untuk meningkatkan jumlah orang yang mengunjungi website secara organik menggunakan search engine seperti Google tanpa perlu membayar untuk iklan.
Jobdesk digital marketing yaitu memahami apa yang banyak dicari orang di Google, kenapa mereka mencarinya, dan apa saja kata kunci yang mereka gunakan.
Bila SEO dilakukan secara organik tanpa, SEM sebaliknya. SEM merupakan iklan berbayar untuk meningkatkan visibilitas website di search engine results page (SERP).
SEM termasuk pay-per-click (PPC) yaitu saat pengiklan hanya membayar ketika pengguna mengklik iklan.
Jobdesk digital marketing juga melibatkan pemasaran yang dilakukan di media sosial.
Pemasaran melalui media sosial bertujuan untuk menambah jumlah follower, mengajak follower mengunjungi link website, mempromosikan produk, dan berinteraksi dengan audiens.
Tanggung jawab digital marketing berikutnya yaitu membuat materi promosi lewat newsletter yang dikirim ke email pelanggan.
Click-through rate (CPR) menunjukkan berapa persen orang yang melihat iklan atau produk Anda, lalu memutuskan untuk mengkliknya.
Digital marketing menggunakan metode ini untuk mengukur seberapa efektif iklan dan kata kunci yang mereka gunakan dalam memasarkan iklan online.
Jobdesk selanjutnya yang dilakukan digital marketing adalah mengoptimalkan cost per action (CPA).
CPA berkaitan dengan jumlah uang yang dikeluarkan untuk setiap klik, potensi prospek, atau penjualan.
CPA membuat digital marketer bisa melacak biaya iklan dan memastikan pemasukan yang didapat sesuai dengan target.
Dilansir dari West Virginia University, digital marketing merupakan pekerjaan yang sangat berhubungan dengan data.
Digital marketing harus memonitor data, membuat report, dan memberikan masukan berdasarkan analisis data tersebut.
Ini berbagai keahlian yang diperlukan untuk sukses menjalankan jobdesk digital marketing:
Di dunia serba digital ini, konten kreatif punya peranan penting untuk menarik perhatian dan minat pelanggan terhadap produk dan merek.
Memahami cara membuat konten dalam berbagai bentuk, seperti media sosial, email, blog, dan lain sebagainya menjadi keahlian digital marketer yang sangat dibutuhkan.
Menjalankan strategi SEO dan SEM menjadi jobdesk yang wajib dilakukan oleh digital marketing. Oleh sebab itu, mereka harus mahir melakukan keduanya.
SEO tidak hanya meningkatkan visibilitas ke website tapi juga mengundang pengunjung secara organik.
Tak hanya itu, mengelola campaign berbayar di platform seperti Google Ads juga dibutuhkan untuk meningkatkan jumlah pelanggan ke website atau app bisnis Anda.
Digital marketing banyak melibatkan media sosial sebagai cara memasarkan produk. Keahlian media sosial yang perlu dimiliki oleh digital marketer yaitu membuat konten yang original dan relevan, menulis caption, dan menjadwalkan konten.
Digital marketing harus memiliki kemampuan menganalisis data untuk bisa mengoptimalkan strategi bisnis.
Seorang digital marketer perlu tahu cara menggunakan berbagai alat analisis data supaya mereka bisa memahami kebutuhan dan minat pelanggan.
Jobdesk digital marketing biasanya melibatkan banyak tim lain, seperti tim konten, graphic designer, web development, dan sales.
Seorang digital marketer juga perlu memiliki soft skill komunikasi yang baik dan kemampuan bekerja dengan tim agar pekerjaan mereka berjalan dengan lancar.
Digital marketing umumnya punya latar belakang kuliah di jurusan Bisnis Digital, Ilmu Komunikasi, Teknik Informatika, atau Pemasaran (Marketing).
Namun, Anda juga bisa mencari kandidat dari jurusan lain, tapi sudah memiliki pengalaman atau sertifikat digital marketing dari lembaga ternama.
Temukan talenta digital marketing impian Anda dengan cara mengiklankan lowongan pekerjaan gratis di Glints.
Dapatkan akses ke jutaan kandidat berkualitas dengan keterampilan digital marketing sesuai kebutuhan bisnis Anda!
Di bawah ini ada beberapa contoh job description digital marketing yang bisa Anda jadikan acuan untuk membuat iklan lowongan kerja.
Tanggung Jawab:
Kualifikasi:
Tanggung Jawab:
Kualifikasi:
Tanggung Jawab:
Kualifikasi:
What You Will Do:
What You Will Need:
Job Description:
Requirements:
Responsibilities:
Requirements
Anda akan lebih mudah mendapatkan kandidat yang tepat jika menulis job description dengan menarik. Ini tipsnya!
Jobdesk digital marketing memerlukan keterampilan khusus yang tidak dimiliki semua orang. Oleh karena itu, Anda perlu menjabarkannya di lowongan pekerjaan.
Tulis apa saja skill yang dibutuhkan untuk posisi tersebut di antaranya kemampuan SEO/SEM, media sosial, menganalisis data, dan seterusnya. Sebutkan juga apa saja tools yang perlu dikuasai oleh kandidat.
Pekerjaan digital marketing kerap kali bersinggungan dengan tim di divisi lain. Dengan menyebutkan apa saja tim yang akan berkolaborasi dengan mereka, kandidat akan bisa lebih mudah membayangkan lingkungan pekerjaan di perusahaan Anda.
Jangan menuliskan deskripsi umum karena mempersulit kandidat mendapatkan informasi mengenai tanggung jawab pekerjaan itu. Contohnya, “Membuat strategi marketing sesuai dengan tujuan bisnis.”
Lebih baik tulis dengan lebih detail, misalnya, “Mengelola marketing campaign di media sosial Instagram, X, dan TikTok.”
Memahami jobdesk digital marketing secara menyeluruh akan membantu perusahaan merekrut digital marketer yang berprestasi.
Strategi digital marketing yang tepat sasaran akan meningkatkan performa pemasaran dan membantu perusahaan mencapai target bisnis yang dituju. Semoga artikel ini dapat membantu Anda merekrut tim digital marketing berkualitas!
Banyak perusahaan masih terjebak dalam mitos "kandidat sempurna". Mereka yakin dengan menunggu cukup lama, kandidat…
Pada Selasa, 18 Februari 2025 di Jakarta, Glints & vOffice baru saja menandatangani kerja sama.…
Temuan Utama Kandidat paling aktif cari kerja pada 2 minggu sebelum Ramadan. Ini waktu terbaik…
Menyampaikan keputusan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada seorang karyawan, baik melalui surat pemberhentian kerja alias…
Apakah bisnis atau perusahaan Anda sudah memiliki NIB? Nomor Induk Berusaha (NIB) adalah identitas pelaku…
Human capital atau modal manusia adalah metode untuk menarik dan mempertahankan karyawan terbaik dengan cara…