7 Faktor yang Memengaruhi Kenaikan Upah Karyawan

Anggita Dwinda
Anggita Dwinda
January 8, 2021
7 Faktor yang Memengaruhi Kenaikan Upah Karyawan

©️ Pexels

Upah atau gaji karyawan menurut hukum ketenagakerjaan di Indonesia ditetapkan berdasarkan kesepakatan, perjanjian kerja, atau menurut peraturan perundangan-undangan. Sementara itu, kenaikan upah karyawan dilakukan melalui peninjauan dan penyesuaian struktur dan skala upah secara berkala, dengan mempertimbangkan tingkat produktivitas dan kemampuan perusahaan.

Kebijakan pengupahan sendiri mengacu pada struktur dan skala upah yang berlaku di perusahaan, yaitu kisaran upah dari yang terkecil sampai terbesar untuk golongan jabatan dari yang terendah hingga tertinggi.

Ada beberapa faktor internal dan eksternal yang memengaruhi besarnya kenaikan upah karyawan.

Regulasi pemerintah

Setiap tahun, pemerintah mengumumkan kenaikan upah minimum sebagai jaring pengaman bagi pekerja agar upah dapat memberikan penghidupan yang layak. Upah minimum adalah besaran upah terendah untuk karyawan di posisi terbawah dengan masa kerja kurang dari satu tahun.

Dengan kenaikan upah minimum, perusahaan harus menyesuaikan struktur dan skala upah perusahaan. Persentase kenaikan upah dapat mengikuti kenaikan upah minimum atau ditetapkan berbeda, dengan ketentuan upah terendah tidak boleh kurang dari upah minimum.

Kemampuan perusahaan

Skala bisnis dan kondisi finansial perusahaan memengaruhi kemampuan dalam membayar gaji karyawan. Seperti pada masa pandemi, ketika banyak perusahaan terdampak wabah COVID-19, banyak industri merumahkan karyawan karena tidak sanggup membayar upah, apalagi menaikkan upah.

Karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2021 asimetris, dengan mempertimbangkan dampak pandemi terhadap perusahaan. Sektor usaha yang terdampak positif, seperti industri farmasi dan kesehatan, atau yang tidak terpengaruh wabah wajib mengikuti kenaikan UMP sebesar 3,27%. Sedangkan sektor yang terdampak negatif pandemi tidak wajib menaikkan upah minimum.

Kebutuhan Hidup Layak

Kebutuhan hidup layak (KHL) adalah standar kebutuhan hidup seorang pekerja lajang untuk hidup layak secara fisik dalam satu bulan. KHL diperoleh dari hasil survei yang dilakukan Dewan Pengupahan Nasional dan ditinjau setiap lima tahun.

Menteri Ketenagakerjaan kemudian menetapkan KHL sebagai salah satu pertimbangan untuk kenaikan upah minimum. KHL 2020 memiliki 64 komponen yang dikelompokkan dalam 7 jenis kebutuhan, yaitu makanan dan minuman; sandang; perumahan; pendidikan; kesehatan; transportasi; serta rekreasi, tabungan, dan jaminan sosial.

KHL menghitung kuantitas kebutuhan layak per bulan, misalnya kategori makanan dan minuman, dibutuhkan beras 10 kg, daging 0,75 kg, ikan segar 1,2 kg, telur ayam 1 kg, sayuran 7,5 kg, buah 4,5 kg, dan seterusnya.

Kompensasi rata-rata

Upah rata-rata di pasaran adalah upah yang dibayarkan oleh beberapa perusahaan untuk jenis pekerjaan yang sama dan golongan jabatan sama. Umumnya, perusahaan menggunakan upah rata-rata untuk menetapkan kisaran gaji yang ditawarkan kepada karyawan.

Jika terjadi kenaikan upah di pasaran, misalnya karena ketersediaan tenaga kerja untuk jenis pekerjaan tersebut semakin terbatas, maka perusahaan dapat memberikan kenaikan upah karyawan. Ini dapat mencegah karyawan pindah ke perusahaan lain yang memiliki upah lebih tinggi.

Jabatan dan tanggung jawab

Struktur dan skala upah di perusahaan menggambarkan jenjang upah, dengan semakin tingginya golongan jabatan, maka semakin besar kompensasi yang diterima. Ini merupakan wujud sistem pengupahan yang adil, saat pekerjaan dengan tanggung jawab lebih besar mendapatkan imbalan yang juga lebih besar.

Apabila terjadi perubahan peran atau penambahan tugas dan tanggung jawab, maka pihak perusahaan biasanya akan menawarkan kenaikan gaji yang disesuaikan dengan tanggung jawab baru. Karena itu, promosi jabatan selalu diikuti dengan kenaikan gaji.

Peran serikat pekerja

Serikat pekerja dan pengusaha dapat mengadakan perjanjian kerja bersama (PKB) yang mengatur masalah pengupahan. Selain itu, melalui dialog, serikat pekerja juga dapat memengaruhi keputusan perusahaan tempat mereka bekerja untuk meminta kenaikan upah.

Itu yang terjadi pada saat pemerintah memutuskan tidak menaikkan upah minimum 2021, ketika beberapa serikat buruh di perusahaan yang tidak terdampak pandemi COVID-19 melakukan dialog dengan perwakilan perusahaan agar tetap menaikkan upah minimum sendiri.

Masa kerja

Sebagian besar perusahaan mempertimbangkan masa kerja karyawan sebagai dasar untuk memberikan penyesuaian atau kenaikan gaji. Karyawan dengan masa kerja yang lebih banyak berpeluang mendapat kenaikan gaji dibanding karyawan yang baru bekerja setahun.

Masa kerja menggambarkan kontribusi dan loyalitas karyawan terhadap perusahaan. Kenaikan gaji diberikan sebagai bentuk penghargaan perusahaan terhadap karyawan.

Upah karyawan sebagai pertimbangan penting

Dalam rekrutmen, nominal gaji atau upah selalu menjadi pertimbangan penting kandidat untuk memilih dan melamar pekerjaan, apalagi jika perusahaan menjanjikan kenaikan gaji secara berkala.

Untuk menarik kandidat dengan iklan lowongan kerja, Anda dapat menyebutkan paket kompensasi dan benefit daripada hanya mencantumkan gaji. Tunjangan, bonus, asuransi, dan cuti juga menjadi daya tarik bagi kandidat di luar gaji.

Anda dapat memasang iklan pekerjaan tersebut di aplikasi lowongan kerja Glints. Di job portal ini, memasang iklan lowongan kerja gratis dan tanpa batas, sehingga Anda akan menghemat biaya rekrutmen. Cukup buat akun di https://employers.glints.id, lalu posting iklan Anda.

Glints juga menyediakan jasa rekrutmen TalentHunt untuk Anda yang ingin merekrut top talent secara efisien. TalentHunt memiliki database yang besar, dengan lebih dari 100.000 top talent yang telah dikurasi dan siap direkrut untuk Anda.

Proses rekrutmen kami menggabungkan tim berdedikasi dan teknologi screening berbasis AI untuk menyaring kandidat yang paling tepat dengan peran yang Anda butuhkan. Dengan screening dan shortlisting yang cepat dan akurat, kami dapat merekomendasikan kandidat dalam 2–3 minggu.

Anda bisa mewawancarai kandidat, termasuk menawarkan kompensasi apabila Anda tertarik untuk mempekerjakan mereka. Setelah Anda merekrut, kami memberikan garansi 90 hari. Jika kandidat tidak cocok dengan peran yang Anda cari, kami akan merekrut penggantinya untuk Anda tanpa biaya.

(Penulis: Khairina)

Platform Rekrutmen Online - Job Portal Gratis - Headhunter Indonesia | Glints

Konsultasikan kebutuhan rekrutmen Anda GRATIS!