6 Langkah Mudah Menyusun OKR

Anggita Dwinda
Anggita Dwinda
April 7, 2021
6 Langkah Mudah Menyusun OKR

©️ Pexels

OKR merupakan singkatan dari Objective and Key Results, yaitu metodologi penetapan tujuan organisasi, tim, dan individu, melalui sejumlah hasil spesifik yang dapat diukur. OKR adalah kerangka kerja pengukur kesuksesan yang terdiri atas tujuan (objective) dan hasil utama (key results), serta melibatkan rencana tindakan atau inisiatif.

Metode ini pertama kali diperkenalkan oleh Intel dan kemudian diadopsi oleh Google dan perusahaan teknologi lainnya di Silicon Valley. Saat ini, OKR telah digunakan secara luas, dari startup hingga perusahaan raksasa, sebagai metode sederhana yang efektif untuk menetapkan tujuan strategis organisasi, tim, maupun individu.

Proses menyusun OKR dapat dilakukan dengan langkah berikut ini:

Menggunakan tool OKR

Anda bisa menggunakan proses manual dalam menyusun OKR, seperti menggunakan Excel, Google Spreadsheet, PowerPoint, dan sebagainya. Tetapi, cara ini penuh keterbatasan yang akan menghalangi pelacakan kemajuan real time dari hari ke hari. Sementara, pelacakan secara manual kurang transparan, lambat, dan tidak fleksibel.

Gunakan tool OKR yang tersedia gratis maupun berbayar untuk mempermudah pekerjaan Anda. Tool online memungkinkan Anda memiliki cara sederhana dan efisien untuk mengelola OKR dalam hierarki perusahaan, mendukung struktur tim, dan memungkinkan penyelarasan. Perangkat lunak tersebut juga menyediakan satu lokasi terpusat di mana semua pekerjaan didokumentasikan.

Merancang OKR

Buat tujuan (objective) yang ambisius namun dengan hasil utama (key results) yang terukur. Sasaran harus berani melewati batas normal, atau sedikit di luar kemampuan tim. Jangan takut untuk memikirkan tujuan yang menantang, tetapi harus tetap realistis.

Hasil utama Anda harus memiliki unit pengukuran berupa angka dan dikaitkan dengan pencapaian yang nyata. Jika tidak dapat diukur, kemungkinan besar itu bukan hasil utama, dan akan mengacaukan OKR Anda. Contoh hasil utama adalah mendapatkan pelanggan baru 20% atau mendapatkan pengguna aplikasi sebanyak 1 juta orang sebelum 31 Mei.

Menyusun OKR perusahaan

OKR menggunakan pendekatan dua arah secara bersamaan. C-suite menetapkan sasaran strategis (top-down) yang harus digunakan oleh setiap departemen dan anggota tim untuk menyusun tujuan mereka sendiri (bottom-up) selaras dengan sasaran perusahaan.

OKR yang ditetapkan oleh manajemen organisasi bisa menjadi tujuan tahunan, triwulan, atau bulanan, tergantung pada perusahaan. Ini adalah gambaran besar yang harus dicapai melalui sasaran seluruh departemen.

Menyusun OKR tim

Aturan praktis menyarankan setidaknya 60% dari OKR harus dibuat dari bawah ke atas. Setiap manajer di departemen memahami apa yang ingin dicapai perusahaan secara keseluruhan dan menetapkan tujuan departemen mereka dengan memastikan bahwa tujuan tim selaras dengan gambaran besar.

Menyusun OKR individu

Karyawan kemudian diminta untuk menetapkan dan membagikan tujuan individu yang akan berkontribusi pada departemen mereka. Tujuan membantu mereka fokus menyelaraskan rencana tindakan dengan hasil utama yang ingin dicapai. Setiap individu menggambarkan rencana tindakan dalam tugas-tugas yang spesifik.

Mengevaluasi OKR

Jika tim berhasil mencapai tujuan 100%, maka itu bukanlah OKR, sebab tujuan Anda terlalu mudah atau kurang ambisius. Seperti dijelaskan di awal bahwa sasaran OKR perlu dibuat sedikit di luar kemampuan tim, di atas rata-rata, namun bukan di luar jangkauan atau tidak realistis. Jadi jangan takut untuk meningkatkan sasaran Anda lebih ambisius. Tingkat pencapaian OKR yang baik adalah di kisaran 60-70%.

Contoh OKR

Tujuan

Hasil utama

Marketing: Meningkatkan kesadaran merek
  • Meningkatkan web traffic 1 juta pengunjung
  • Meningkatkan follower media sosial 10 kali lipat
  • Merekrut 1.000 anggota baru komunitas
Sales: Meningkatkan recurring revenue
  • Meraih Rp30 miliar monthly recurring revenue
  • Meningkatkan pembaruan tahunan 25%
  • Mengurangi churn rate 10%
Product: Meluncurkan inisiatif produk utama akhir kuartal
  • Skor rekomendasi 8 atau lebih
  • 40% monthly active users menggunakan fitur baru
  • Tingkat pendaftaran hingga konversi naik 25%

Bagaimana jika OKR digunakan dalam rekrutmen?

Prosesnya sama, Anda membuat tujuan dan menetapkan hasil utama, kemudian menyusun inisiatif cara mencapainya. Misalnya, Anda ingin meningkatkan proses rekrutmen yang efisien dan efektif, maka salah satu caranya adalah menggunakan headhunter Glints TalentHunt.

TalentHunt membantu perusahaan merekrut kandidat yang tepat melalui proses yang singkat dalam waktu 2 minggu. Platform ini telah dipercaya lebih dari 30.000 perusahaan untuk merekrut top talent dan membangun organisasi mereka, dengan tingkat kepuasan layanan 8/10.

Kami memiliki proses rekrutmen yang andal, dengan menggunakan teknologi AI untuk menyaring talent pool yang besar (130.000+ profil top talent berpengalaman) yang telah melalui kurasi, sekaligus membuat peringkat secara otomatis. Tim spesialis kami akan merekomendasikan beberapa kandidat yang paling tepat sesuai deskripsi pekerjaan dan kriteria yang Anda inginkan.

Layanan TalentHunt juga mencakup jaminan 90 hari. Apabila karyawan yang kami rekomendasikan memiliki kinerja yang tidak memuaskan atau tidak cocok dengan peran yang Anda berikan, maka Anda akan mendapat kandidat pengganti tanpa biaya.

Merekrut dengan TalentHunt cukup mudah dan tanpa perlu biaya di awal. Klik https://talenthunt.glints.id untuk berkonsultasi secara gratis dengan tim kami.

(Penulis: Ari Susanto)

Platform Rekrutmen Online - Job Portal Gratis - Headhunter Indonesia | Glints

Bergabung dengan Komunitas untuk Perusahaan!
Berlangganan newsletter kami untuk menerima semua berita dan penawaran terbaru kami yang dikirimkan langsung ke email Anda.