Contoh Job Description Menarik Kandidat Berkualitas: Gratis Template!

Meidiana Aprilliani
Meidiana Aprilliani
July 28, 2022
hiring freeze
hiring freeze

Melansir survey National Federation of independent Business, 91% employer melaporkan sedikit, bahkan tidak adanya kandidat yang memenuhi kualifikasi atas peran yang mereka cari. Melihat adanya hasil negatif ini, 42% dari mereka memutuskan untuk memperbaiki job description karena menerima terlalu banyak kandidat yang tidak sesuai kualifikasi. 

Hal ini kemudian menyadarkan perusahaan bahwa kualitas job description akan mempengaruhi kandidat seperti apa yang akan terjaring dalam kotak masuk. Memahami tantangan yang ada, berikut Glints for Employers rangkum strategi hingga contoh job description yang tepat berserta template yang bisa Anda gunakan. 

Pengertian Job Description

Job description adalah gambaran umum mengenai pekerjaan yang ditawarkan. Job description yang ditulis dengan rinci dan terstruktur akan membuat kesan bahwa perusahaan Anda tempat yang baik untuk bekerja di mata kandidat potensial.

Rekrutmen 101: Panduan Merekrut Kandidat untuk Rekruter dan Hiring Manager

Selain berfungsi untuk menyampaikan kualifikasi apa yang Anda harapkan dari sebuah posisi yang dicari, job description juga memiliki peran penting lainnya. Seperti menginformasikan antar departemen tentang fungsi tiap peran pada perkembangan perusahaan, memberikan batasan terkait tugas dan tanggung jawab, hingga menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan gaji. 

Baca juga: Optimalkan Job Posting Anda dengan Lima Hal Ini

Struktur Job Description yang Baik dan Benar

Dalam pembuatannya, terdapat lima komponen yang wajib Anda cantumkan dalam struktur job description:

1. Nama posisi / pekerjaan

Sangat dianjurkan untuk menggunkan kosakata yang tidak umum atau familiar karena akan menyulitkan kandidat untuk memahami posisi yang Anda cari. Tulislah nama posisi atau pekerjaan yang umum agar mudah ditemukan dan dipahami kandidat.

2. Ringkasan pekerjaan

Deskripsikan secara singkat pekerjaan besar yang akan dilakukan oleh posisi yang Anda cari. Bagian ini menjadi pembuka sebelum kandidat menelusuri lebih detail terkait tanggung jawab dan kewajiban dalam posisi ini. 

3. Tanggung jawab dan kewajiban pekerjaan

Rekruter dan hiring manager diharapkan dapat berkoordinasi untuk mendeskripsikan tanggung jawab dan ruang lingkup pekerjaan untuk posisi yang dicari dan menjabarkannya ke dalam poin-poin. 

4. Kualifikasi dan keterampilan yang dibutuhkan

Akan menentukan kualitas kandidat yang masuk dalam kotak masuk lamaran Anda, penting untuk menuliskan kualifikasi kandidat secara terperinci. Jangan menuliskan keterampilan yang umum, tidak spesifik, atau bahkan tidak relevan dengan pekerjaan seperti: “lulusan dari jurusan apa pun”, atau “bernampilan menarik”.

5. Kompensasi yang didapatkan

Salah satu cara memberikan motivasi lebih kepada calon kandidat untuk melamar, yakni dengan menyajikan benefit yang didapatkan. Seperti asuransi kesehatan, fasilitas kantor, dan keuntungan lainnya yang ditawarkan oleh perusahaan Anda.

Baca juga: 10 Checklist Saat Membuat Job Description

Kesalahan Umum Saat Membuat Job Description

Melansir Glints dalam “Rekrutmen 101: Panduan Merekrut Kandidat untuk Rekruter dan Hiring Manager”, ada beberapa kesalahan umum dalam membuat job description. Jika tidak segera disadari, hal ini akan mempersulit Anda untuk menemukan kandidat kompeten di pasar tenaga kerja. 

1. Diskriminasi

Hindari membuat job description yang cenderung bias. Misalnya, memasukkan suku, ras, atau golongan tertentu. Sebaiknya, gunakan kata-kata yang umum dan netral.

2. Kualifikasi yang terlalu banyak

Hindari persyaratan atau kualifikasi yang berlebihan dan tidak realistis. Disarakan untuk memasukkan kualifikasi utama yang penting untuk dimiliki kandidat.

3. Struktur penulisan

Kemungkinan kandidat untuk melihat post lowongan kerja Anda melalui ponsel cukup besar. Karena itu, penting untuk memastikan iklan lowongan Anda mudah dibaca. Caranya, dengan membuat job description dalam bentuk poin, bukan berbentuk paragraf atau naratif.

4. Konotasi negatif

Kalimat dengan konotasi positif akan meningkatkan rasa nyaman pembaca. Oleh sebab itu,  hindari menulis job description dengan konotasi  negatif seperti: “Kandidat dengan pengalaman <5 tahun tidak akan dipertimbangkan”. Anda bisa mengubahnya menjadi konotasi positif seperti: “Kandidat dengan pengalaman >5 tahun akan lebih diutamakan”.

Contoh Job Description yang Menarik Kandidat

contoh job description menarik
contoh job description menarik

Unduh job description full template untuk berbagai peran di bidang produk, pemasaran, hingga teknologi.

Bukan hanya memahami cara membuat job description yang tepat, Anda juga bisa memahami tahapan keseluruhan proses rekrutmen dalam “Rekrutmen 101: Panduan Merekrut Kandidat untuk Rekruter dan Hiring Manager”. Seperti memilih kandidat potensial yang tepat, hingga membuat penawaran kerja dan onboarding karyawn. 

Unduh GRATIS sekarang untuk mempelajari lebih lanjut!


Bergabung dengan Komunitas untuk Perusahaan!
Berlangganan newsletter kami untuk menerima semua berita dan penawaran terbaru kami yang dikirimkan langsung ke email Anda.