71,592 views

3 Tingkatan Manajemen Perusahaan, Ini Jenis dan Contohnya

Meidiana Aprilliani
Meidiana Aprilliani
October 26, 2023

Apakah Anda sedang berusaha memahami tingkatan manajemen perusahaan? Jika demikian, maka ulasan berikut akan membantu Anda.

Dalam struktur organisasi bisnis, peran manajemen pada umumnya dibedakan dalam tiga strata, yaitu lower, middle, dan top level. Semakin ke atas, semakin sedikit jumlah manajer, tapi semakin besar tanggung jawab dan semakin luas kewenangannya.

Selain itu, tingkatan manajemen perusahaan juga ditentukan oleh skala bisnis dari organisasi bersangkutan. Bisnis kecil atau menengah tentu memiliki struktur hierarki yang lebih sederhana dibanding perusahaan multinasional.


Tingkatan Manajemen Perusahaan yang Perlu Anda Ketahui

1. Top Level Management

tingkatan-manajemen-perusahaan

Ini merupakan tingkatan manajemen perusahaan paling tinggi dalam organisasi dan menjalankan kepemimpinan konseptual. Para pucuk pimpinan organisasi tidak menangani masalah teknis perusahaan sehari-hari. Namun, mereka bertanggung jawab dalam menentukan perencanaan, strategi, dan kebijakan organisasi. 

Manajer tingkat atas adalah nahkoda organisasi bisnis, sebab merekalah yang menentukan bagaimana perusahaan akan dijalankan.

Top level management dipilih oleh para pemegang saham perusahaan dan memiliki tanggung jawab penuh terhadap keseluruhan organisasi yang dipimpinnya. Mereka juga memiliki kewenangan memilih, menempatkan, dan memberhentikan para manajer di bawahnya. 


Siapa saja peran dalam top level management?

1. CEO (Chief Executive Officer)

CEO adalah individu tertinggi dalam hierarki perusahaan. Mereka bertanggung jawab atas pengambilan keputusan strategis, menetapkan visi dan misi perusahaan, serta mengawasi kinerja keseluruhan organisasi.

2. C-level Executives

Di tingkat puncak manajemen, terdapat berbagai peran eksekutif seperti Chief Operating Officer (COO), Chief Financial Officer (CFO), Chief Marketing Officer (CMO), dan Chief Human Resources Officer (CHRO). Setiap eksekutif memiliki tanggung jawab spesifik terkait dengan fungsi mereka masing-masing.

3. Board of Directors

Dewan Direksi bertanggung jawab atas pengambilan keputusan strategis dan pengawasan perusahaan. Mereka memiliki peran penting dalam menetapkan kebijakan, mengevaluasi kinerja eksekutif, dan menjaga kepentingan pemegang saham.


Peran dan tugas top level management antara lain:

  1. Merumuskan tujuan organisasi, yakni menetapkan apa yang ingin dicapai perusahaan dalam jangka pendek dan jangka panjang.
  2. Merencanakan kebijakan dan strategi perusahaan, yaitu bagaimana cara perusahaan untuk mencapai tujuan tersebut.
  3. Mengoptimalkan seluruh sumber daya organisasi untuk mewujudkan tujuan organisasi.
  4. Mengarahkan manajemen di tingkat menengah untuk menerapkan kebijakan dan strategi yang telah dirumuskan.
  5. Menjadi penghubung perusahaan dengan publik, pemerintah, dan media. 

2. Middle Level Management

tingkatan-manajemen-perusahaan

Manajemen tipe ini berada di tengah struktur organisasi dan bertanggung jawab kepada top level management.

Jika pucuk pimpinan merancang strategi dan kebijakan, maka manajer tingkat menengah bertugas untuk merealisasikan kebijakan tersebut ke dalam rencana divisi, misalnya menyusun target secara spesifik dan konkret. Middle level manager wajib menguasai keterampilan operasional dalam mengelola departemen atau cabang.

Manajer level menengah juga bertanggung jawab mengelola dan mengarahkan manajer tingkat bawah. Mereka menjadi penghubung dan komunikator antara manajemen puncak dengan manajemen bawah, yaitu menyampaikan kebijakan dari atas ke bawah dan sebaliknya menyuarakan feedback dari manajer di bawah ke atas.


Siapa saja peran dalam middle level management?

1. Manajer Departemen

Manajer departemen bertanggung jawab atas pengawasan operasional dan kinerja suatu departemen atau divisi. Mereka mengelola tim, mengkoordinasikan kegiatan, dan berkomunikasi dengan manajemen tingkat atas.

2. Supervisor

Supervisor mengawasi pekerjaan karyawan di bawahnya. Mereka memberikan arahan, melacak kemajuan, memberikan umpan balik, dan memastikan kepatuhan terhadap kebijakan perusahaan.

3. Manajer Proyek

Manajer proyek bertanggung jawab atas perencanaan, pengorganisasian, dan pengawasan proyek tertentu. Mereka mengatur sumber daya, mengelola jadwal, dan memastikan proyek selesai tepat waktu dan sesuai dengan tujuan yang ditetapkan.


Peran dan tugas middle level manager antara lain:

  1. Membantu dan memotivasi manajer tingkat bawah mencapai target bisnis.
  2. Memberikan saran dan rekomendasi ke top level management.
  3. Memberikan laporan perkembangan operasional departemen/cabang ke manajer tingkat atas.
  4. Mengelola departemen/cabang sesuai kebijakan pucuk pimpinan organisasi.
  5. Mengupayakan pencapaian target departemen dengan mengoptimalkan kontribusi setiap peran yang ada di dalamnya.
  6. Bekerja sama dengan departemen lain untuk mendukung operasional perusahaan sehari-hari.

3. Lower Level Management

tingkatan-manajemen-perusahaan

Tingkatan manajemen perusahaan ini berada di struktur paling bawah, sehingga tidak membawahi manajer lain. Mereka mengelola staf secara langsung, serta bertanggung jawab memberikan supervisi dan pengarahan kepada pekerja dalam kegiatan operasional bisnis.

Lower level manager punya wewenang terbatas dan bertanggung jawab kepada manajer tingkat menengah. Untuk menjalankan peran ini, mereka butuh menguasai keterampilan teknis, serta kemampuan dalam memimpin dan mengorganisir pekerja. Contoh manajer level bawah adalah supervisor, office manager, section manager, dan mandor.


Siapa saja peran dalam lower level management?

1. Supervisor Tim

Supervisor tim mengawasi dan mengarahkan pekerjaan tim di tingkat operasional. Mereka memastikan tugas sehari-hari dilaksanakan dengan baik, memberikan petunjuk, dan memecahkan masalah yang timbul.

2. Koordinator Tim

Koordinator tim berfungsi sebagai penghubung antara manajemen dan staf. Mereka mengelola aliran informasi, mengoordinasikan tugas, dan membantu dalam pemecahan masalah atau konflik tim.

3. Kepala Bagian

Kepala bagian bertanggung jawab atas mengelola satu bagian khusus dalam departemen. Mereka memimpin tim, mengawasi tugas harian, dan melaporkan ke manajer tingkat menengah.


Peran dan tugas lower level management di antaranya:

  1. Menjaga kualitas produksi atau layanan sesuai standar yang ditetapkan.
  2. Menyediakan lingkungan kerja yang mendukung dan aman bagi setiap karyawan.
  3. Memberikan bantuan pemecahan masalah karyawan dalam pekerjaan teknis.
  4. Menyerap keluhan pekerja dan menyampaikan ke manajemen tingkat menengah, sekaligus memberikan saran dan masukan.
  5. Memotivasi karyawan dan mendorong kinerja tim lebih baik.
  6. Menyelesaikan konflik yang muncul antara anggota tim.

Setiap level manajemen membutuhkan jenis keterampilan berbeda. Semakin tinggi tingkatan manajemen, semakin strategis peran yang dijalankan, sehingga membutuhkan kualifikasi yang lebih tinggi. 

Jika sudah memahami definisi dan peran per tingkatan manajemen di atas, maka tak lengkap jika Anda tidak mengulik lebih dalam mengenai manajemen tenaga kerja yang vital bagi sebuah perusahaan.

Ingin melihat ulasan selengkapnya? Klik di sini!


Pelajari Benchmark Gaji Lintas Level Terkini

Memahami kebutuhan pasar adalah langkah awal untuk tetap kompetitif. Dengan 22,3% perusahaan yang fokus mencari kandidat dengan skill spesifik di 2024, penting bagi Anda untuk mengetahui benchmark gaji dan memahami tren HR terbaru.

Dapatkan informasi lengkap dan mendalam melalui ebook terbaru dari Glints: “Tren HR & Survei Gaji 2023”. Mulai dari perkembangan industri di pasar kerja sepanjang 2023, proyeksi kenaikan gaji di 2024, hingga strategi merekrut posisi kunci seperti senior dan eksekutif yang lebih efektif.

Unduh dan buat perusahaan selangkah lebih kompetitif!

Tren HR & Survei Gaji 2024

Rekrut secara Tepat Lebih Cepat bersama Glints!
Bangun tim Anda lebih mudah mulai hari ini! Temukan kandidat berkualitas sesuai kualifikasi Anda dengan efisien bersama Glints. Jadwalkan konsultasi gratis dengan mengisi formulir ini.