Ulasan Lengkap LMX Theory (Leadership-Member Exchange)

©️ Pexels

LMX theory pertama kali diperkenalkan oleh tiga orang akademisi yakni George Graen, Fred Dansereau, dan William Haga, dengan nama Vertical Dyad Linkage atau teori Hubungan Dua Arah Vertikal di dalam jurnal Organizational Behavior and Human Performance (1975). Pada 1982, teori yang fokus pada hubungan timbal balik antara pemimpin dan bawahan tersebut diubah menjadi Leadership-Member Exchange theory.

Mengenal lebih jauh tentang LMX theory

Leadership-Member Exchange theory atau teori Pertukaran Pemimpin-Anggota memusatkan perhatian pada hubungan khusus antara pemimpin dan anggota/bawahan di dalam organisasi. Teori ini menjelaskan bahwa sikap dan perilaku pemimpin terhadap setiap anggota tim tidaklah konsisten atau sama. 

Hubungan atasan dengan seorang bawahan cukup unik dan berbeda dari yang lainnya. Misalnya, seorang pemimpin bersikap toleran kepada bawahan A, tetapi ia bisa bersikap kaku terhadap bawahan B, dan seterusnya.

Dimensi teori LMX meliputi afeksi, kepercayaan, rasa hormat, kontribusi, loyalitas, dan penghargaan profesional. Sedangkan hubungan atasan-bawahan terbentuk melalui tiga tahap, yaitu:

  1. Pengujian dan penilaian: Bawahan masih merupakan orang-orang baru yang belum dikenal saat bergabung dengan organisasi, sehingga atasan perlu melakukan penilaian bakat dan kemampuan.
  2. Pengembangan kepercayaan: Pemimpin memberikan kesempatan dan tantangan untuk menumbuhkan kepercayaan dan menentukan orang-orang yang punya loyalitas dan kemiripan karakter dengan dirinya.
  3. Ikatan emosional: Bawahan yang memiliki hubungan baik dengan pemimpin akan membuat ikatan emosional yang kuat dan komitmen yang tinggi terhadap pemimpin.

Ada dua kelompok bawahan yang dihasilkan dari kualitas hubungan mereka dengan atasan atau manajer, yaitu in-group dan out-group.

In-group atau orang-orang “grup dalam” punya kepribadian, karakter, dan sikap yang mirip dengan pemimpin, serta memiliki kompetensi dan keahlian yang lebih tinggi dari bawahan lainnya. Mereka merupakan kelompok yang disukai pemimpin, paling dipercaya, dan diandalkan dalam menjalankan pekerjaan dan mengambil tanggung jawab pekerjaan tertentu.

Sedangkan out-group atau orang-orang “grup luar” merupakan kelompok yang tidak disukai oleh atasan. Kelompok ini mendapat lebih sedikit akses ke sumber daya organisasi. Hubungan mereka dengan pemimpin terbatas pada tugas dan tanggung jawab yang disebutkan dalam kontrak kerja, sehingga mereka hanya menjalankan pekerjaan rutin sesuai job description

Pada umumnya, in-group menerima imbalan lebih besar, sehingga mereka lebih bersikap positif dan memiliki kepuasan kerja lebih tinggi dibandingkan mereka yang berada dalam out-group.

Kelebihan LMX theory

Berbeda dari teori kepemimpinan lainnya, penekanan LMX theory ada pada hubungan spesifik antara pemimpin dan pengikut dalam tim. Karena itu, sikap dan perilaku pemimpin terhadap karyawan mereka sangatlah penting dalam memengaruhi efektivitas sebuah tim.

Seorang pemimpin yang memperlakukan bawahannya sebagai rekan kerja atau mitra, memberikan dukungan, kepercayaan, dan tanggung jawab penting, serta berbagi peran pengambilan keputusan, akan memiliki pengikut yang dapat dipercaya dan loyal. Hubungan atasan-bawahan akan berkualitas tinggi.

Teori ini juga memberikan perhatian pada pentingnya komunikasi dalam kepemimpinan. Gaya komunikasi yang tepat akan menciptakan pertukaran timbal balik dan menumbuhkan ikatan emosional dalam kelompok, sehingga membentuk kepemimpinan yang efektif dan tim yang kuat.

Hubungan baik antara atasan dan bawahan diawali dari proses rekrutmen

Kepemimpinan yang efektif didukung oleh orang-orang yang tidak hanya memiliki karakter sama dengan pemimpin, tetapi juga memiliki kemampuan dan pengalaman. Karena itu, kuncinya adalah merekrut karyawan berkualitas tinggi.

Platform rekrutmen Glints TalentHunt membantu Anda untuk merekrut kandidat berkualitas tinggi (top talent) yang tepat, termasuk untuk jenis peran sulit.

Apa saja keuntungan TalentHunt dibandingkan headhunter lain?

Mudah dan sederhana. Layanan rekrutmen ini tidak menarik biaya di depan. Anda membayar cost per hire setelah mendapatkan kandidat yang Anda inginkan. Jika batal merekrut, Anda tidak membayar apa pun.

TalentHunt juga memberikan jaminan 90 hari agar Anda bebas risiko. Apabila Anda menemukan karyawan baru yang kami rekomendasikan tidak cocok untuk peran yang Anda inginkan, maka kami akan merekrut penggantinya gratis untuk Anda. 

Merekrut dengan TalentHunt juga lebih singkat dan efisien. Talent pool yang besar dengan lebih dari 130.000 profil top talent berpengalaman akan membuat proses pencarian kandidat lebih cepat. Apalagi, kami didukung oleh tim spesialis dan teknologi rekrutmen berbasis algoritma AI yang andal dan bebas bias.

Layanan kami telah membantu lebih dari 30.000 perusahaan dalam merekrut top talent dengan tingkat kepuasan 8/10. Anda juga bisa bergabung dengan mereka dan merasakan kecepatan dan kualitas rekrutmen kami. Beri tahu tim kami profil kandidat yang sedang Anda cari melalui https://talenthunt.glints.id.

(Penulis: Ari Susanto)

Anggita Dwinda

Recent Posts

Mitos “Kandidat Sempurna”: Bagaimana Proses Rekrutmen yang Terlalu Lama Bisa Merugikan Perusahaan

Banyak perusahaan masih terjebak dalam mitos "kandidat sempurna". Mereka yakin dengan menunggu cukup lama, kandidat…

1 year ago

Kerja Sama Glints dan vOffice, Penuhi Kebutuhan Rekrutmen dan Ruang Kerja yang Fleksibel

Pada Selasa, 18 Februari 2025 di Jakarta, Glints & vOffice baru saja menandatangani kerja sama.…

2 years ago

Cepat & Tepat: Kunci Sukses Rekrut Kandidat selama Ramadan

Temuan Utama Kandidat paling aktif cari kerja pada 2 minggu sebelum Ramadan. Ini waktu terbaik…

2 years ago

PHK: Langkah, Aturan, Contoh Surat Pemutusan Hubungan Kerja

Menyampaikan keputusan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada seorang karyawan, baik melalui surat pemberhentian kerja alias…

2 years ago

Apa Itu NIB? Begini Cara Daftar dan Cara Ceknya!

Apakah bisnis atau perusahaan Anda sudah memiliki NIB? Nomor Induk Berusaha (NIB) adalah identitas pelaku…

2 years ago

Human Capital: Arti, Contoh, Manfaat, dan Cara Meningkatkannya

Human capital atau modal manusia adalah metode untuk menarik dan mempertahankan karyawan terbaik dengan cara…

2 years ago