Strategi Rekrutmen

Cara Mengenali Karakteristik Kandidat dari Tes DISC

DISC adalah tes untuk mengenali dan mengelompokkan karakter seseorang ke dalam empat kategori, yaitu Dominance, Influence, Steadiness, dan Compliance. Seperti halnya tes kepribadian Jung dan Big Five Personality, tes DISC diberikan melalui serangkaian pertanyaan yang harus dijawab cepat dan spontan.

Tes ini pertama kali dikembangkan oleh psikolog dari Harvard University William Moulton Marston pada tahun 1920. Hingga kini, DISC personality test masih digunakan secara luas untuk mengetahui karakter individu, termasuk saat rekrutmen karyawan perusahaan.

Apa manfaatnya? Dengan mengetahui karakteristik kandidat, Anda dapat menempatkan mereka untuk peran yang sesuai. Setiap karakter kepribadian DISC masing-masing memiliki kekuatan dan kelemahan yang dapat Anda petakan menurut jenis pekerjaan di perusahaan Anda.

Tipe Karakter Kepribadian DISC

Dominance (D)

Ini merupakan tipe orang pengambil risiko, ambisius, tegas, mandiri, dan memiliki kemampuan pemecahan masalah yang cukup baik.

Kelebihan mereka adalah menyukai tantangan dan perubahan, mencari inovasi dan hal-hal baru, dan pekerja cepat.

Kemungkinan kelemahan antara lain mudah bosan dengan rutinitas, sering melanggar aturan, dan suka berargumen.

Hal yang paling ditakuti karakter ini adalah dimanfaatkan orang lain.

Influence (I)

Kelompok ini memiliki kepribadian yang antusias, ekspresif, dan optimistis. Mereka umumnya suka menjadi pusat perhatian, mudah emosional, impulsif, gemar berbicara, dan punya kemampuan persuasif untuk memengaruhi orang lain.

Kelebihan mereka adalah mudah memotivasi orang lain, mampu menengahi konflik, kreatif memecahkan masalah, dan humoris.

Kemungkinan kelemahan mereka antara lain kurang perhatian pada hal detail, kadang sibuk mencari popularitas dan perhatian ketimbang fokus pada hasil kerja, dan tidak bisa menjadi pendengar yang baik.

Hal yang paling mereka takuti adalah mendapat penolakan dari lingkungan sosial.

Steadiness (S)

Ini tipe kepribadian yang stabil, seorang pendengar yang baik, penyabar, loyal, mudah ditebak, hangat, bersahabat, serta peka terhadap situasi dan sikap orang lain. 

Kelebihan mereka adalah dapat diandalkan dalam bekerja, pandai menyelesaikan konflik dan perselisihan, taat pada aturan, dan penuh empati.

Kemungkinan kelemahannya antara lain tidak suka perubahan, sulit beradaptasi, sensitif pada kritik, sulit menentukan prioritas, tempo kerja lambat, dan menyimpan dendam.

Hal yang paling ditakuti adalah kehilangan rasa aman atau keluar dari zona nyaman.

Compliance (C)

Kepribadian ini punya kemampuan analitis yang kuat, menaruh perhatian pada hal-hal yang detail, bekerja secara akurat, berpikir sistematis, dan punya standar kerja yang sangat tinggi. 

Kelebihan mereka adalah tekun, bekerja tuntas, teliti, objektif, dan suka dengan hal-hal yang berbasis data dan fakta, pintar menyampaikan kritik dengan baik dan tepat.

Kemungkinan kelemahan karakter ini antara lain kaku dan terikat pada prosedur dan metode yang baku.

Hal yang paling ditakuti adalah mendapat kritik terhadap hasil pekerjaannya.

Memahami Hasil Tes DISC Kandidat dengan Grafik

Sekarang Anda sudah mengetahui ragam tipe karakter kepribadian DISC. Selanjutnya, Anda perlu mempelajari bagaimana memahami hasil tes DISC kandidat dengan beberapa tipe grafik.

Ya, hasil tes DISC disajikan dalam bentuk grafik atau chart yang menggambarkan posisi kandidat dalam keempat dimensi tersebut. Merujuk TestGorilla, ada tiga jenis chart yang umum digunakan dalam tes DISC, dan memahami cara membacanya adalah kunci untuk mendapatkan wawasan yang lebih dalam.

©TestGorilla

Grafik lingkaran empat kuadran (Four-quadrant circle chart)

Grafik lingkaran empat kuadran adalah salah satu cara yang paling umum untuk menampilkan hasil tes DISC.

Dalam grafik ini, lingkaran dibagi menjadi empat kuadran, masing-masing mewakili satu dari empat tipe kepribadian utama dalam tes DISC: Dominance (Dominasi), Influence (Pengaruh), Steadiness (Kestabilan), dan Conscientiousness (Ketelitian).

Setiap kuadran diberi pewarnaan sesuai dengan tingkat kehadiran sifat kepribadian tertentu pada kandidat.

Sebagian besar orang akan menunjukkan beberapa tingkat pewarnaan di setiap kuadran.

Namun, satu atau dua kuadran mungkin memiliki pewarnaan yang lebih dominan, yang menunjukkan sifat yang paling kuat ditunjukkan oleh individu tersebut.

Selain itu, grafik ini sering kali menyertakan titik yang menunjukkan skor rata-rata kandidat di seluruh kepribadian. Semakin dekat titik ini ke tepi luar lingkaran, semakin kuat kepribadian individu di kuadran tersebut.

Ini membantu untuk menilai seberapa menonjol sifat-sifat tersebut dalam diri kandidat.

Grafik lingkaran 12 irisan (12-slice circle chart)

Berbeda dengan grafik lingkaran empat kuadran, grafik lingkaran 12 irisan dapat memberikan analisis lebih mendalam tentang kombinasi sifat kepribadian yang lebih kompleks.

Grafik 12 irisan ini lebih spesifik karena setiap irisannya mewakili kombinasi dari dua atau lebih sifat kepribadian, memungkinkan penilaian yang lebih rinci.

Contohnya, tiga irisan di kuadran Dominasi akan menggambarkan kombinasi Dominance, Dominance-Influence, dan Dominance-Conscientiousness. Dengan cara ini, Anda bisa mendapatkan gambaran yang lebih lengkap tentang tipe kepribadian yang ada pada kandidat.

Setiap irisannya mewakili tipe kepribadian tertentu, yang dikategorikan sebagai berikut:

  • Tipe Kepribadian Dominasi: D (Dominan), DC (Mandiri), DI (Efisien)
  • Tipe Kepribadian Pengaruh: I (Berpengaruh), ID (Ramah), IS (Antusias)
  • Tipe Kepribadian Kestabilan: S (Stabil), SI (Penuh Pertimbangan), SC (Konsisten)
  • Tipe Kepribadian Ketelitian: C (Teliti), CD (Kooperatif), CS (Sensitif)

Sama halnya dengan grafik lingkaran empat kuadran, setiap irisannya akan diberi warna sesuai dengan skor kepribadian individu di setiap kombinasi sifat yang ada, dengan titik untuk menunjukkan sifat yang paling dominan.

Nah, berikut penjelasan lebih detail mengenai 12 tipe kepribadian tersebut:

1. Gaya Dominan Tinggi (Dominant)

Kandidat dengan tipe perilaku D (Dominan) adalah mereka yang sangat fokus pada pencapaian tujuan. Mereka punya keinginan kuat meraih hasil dan sukses, serta cenderung mengambil kendali dalam situasi yang membutuhkan keputusan cepat.

Mereka bekerja dengan baik secara independen dan menyukai tantangan besar. Jika kandidat Anda menunjukkan gaya ini, mereka mungkin akan berhasil dalam peran kepemimpinan atau pekerjaan yang membutuhkan pengambilan keputusan yang cepat dan strategis.

2. Gaya Dominan/Pengaruh (Dominant/Influential)

Kandidat dengan gaya D/I adalah mereka yang tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga memiliki energi tinggi untuk mempengaruhi orang lain di sekitar mereka.

Mereka sering kali sangat antusias dan memiliki pandangan yang sedikit lebih entrepreneurial dalam pekerjaan mereka.

Meski sangat berpengaruh, mereka bisa jadi kesulitan untuk mendengarkan sudut pandang orang lain dan lebih sering mendominasi percakapan atau diskusi.

3. Gaya Dominan/Ketelitian (Dominant/Conscientious)

Kandidat dengan gaya D/C adalah orang yang memiliki tekad kuat untuk mencapai tujuan dan pada saat yang sama menjaga standar kerja yang tinggi.

Mereka sering disebut sebagai perfeksionis, karena mereka ingin menyelesaikan tugas dengan sangat baik dan cenderung menuntut hasil yang sempurna.

Namun, karena kecenderungan dominasi mereka, mereka mungkin perlu berhati-hati dalam cara mereka berkomunikasi dengan orang lain, agar tidak terkesan terlalu otoriter.

4. Gaya Pengaruh Tinggi (Influential)

Kandidat dengan gaya I adalah individu yang sangat komunikatif dan suka bekerja dalam tim. Mereka lebih suka berinteraksi dengan orang lain dan sangat pandai membangun hubungan.

Gaya komunikasi mereka yang terbuka dan ramah membuat mereka sangat cocok untuk pekerjaan yang membutuhkan interaksi sosial tinggi, seperti layanan pelanggan, penjualan, dan pemasaran.

Meskipun demikian, mereka cenderung kesulitan untuk tetap objektif dan mungkin lebih sulit mengelola konflik.

5. Gaya Pengaruh/Dominan (Influential/Dominant)

Jika kandidat Anda memiliki kombinasi I/D, mereka tidak hanya mempengaruhi orang di sekitar mereka, tetapi juga berorientasi pada hasil.

Mereka sangat percaya diri, karismatik, dan selalu mencari kesempatan untuk maju dalam pekerjaan dan karier mereka.

Namun, mereka bisa menjadi sangat cepat dalam mengambil keputusan, dan sering kali tidak sabar untuk mendengarkan pandangan orang lain.

6. Gaya Pengaruh/Kestabilan (Influential/Steady)

Kandidat dengan gaya I/S adalah tipe orang yang sangat ramah dan mudah bergaul dalam lingkungan kerja.

Mereka pandai berkolaborasi dan menyukai bekerja dalam tim yang solid. Gaya mereka yang sangat empatik membuat mereka sensitif terhadap perasaan orang lain, dan mereka lebih suka menghindari konflik.

Namun, mereka mungkin kesulitan memberi umpan balik yang langsung atau menunjukkan kesalahan orang lain karena sifat mereka yang sangat mengutamakan keharmonisan.

7. Gaya Kestabilan Tinggi (Steady)

Individu dengan gaya S punya sifat yang sangat kolaboratif dan mendukung. Mereka bekerja dengan cara yang stabil, konsisten, dan terorganisir.

Gaya kerja mereka yang dapat diandalkan membuat mereka sangat cocok untuk peran yang membutuhkan kestabilan, seperti di bidang administrasi atau layanan pelanggan.

Namun, mereka mungkin kurang percaya diri dalam mengambil keputusan besar atau bekerja secara independen.

8. Gaya Kestabilan/Pengaruh (Steady/Influential)

Kandidat dengan kombinasi S/I adalah individu yang sangat empatik dan berorientasi pada tim. Mereka bekerja dengan baik dalam kelompok dan sangat memperhatikan kesejahteraan orang lain.

Namun, mereka mungkin kurang langsung dalam komunikasi dan lebih cenderung menghindari perdebatan atau konflik, yang dapat menghambat efektivitas mereka dalam situasi yang membutuhkan tindakan cepat atau keputusan yang tegas.

9. Gaya Kestabilan/Ketelitian (Steady/Conscientious)

Kandidat dengan gaya S/C adalah tipe yang sangat diplomatis dan teratur dalam pendekatannya terhadap pekerjaan.

Mereka lebih suka bekerja dalam lingkungan yang stabil dan terstruktur, serta menghargai konsistensi.

Meski mereka bekerja dengan sangat hati-hati, mereka bisa jadi agak kaku dalam menghadapi perubahan atau situasi yang tidak terduga.

10. Gaya Ketelitian Tinggi (Conscientious)

Individu dengan gaya C adalah pribadi yang sangat analitis, logis, dan fokus pada detail. Mereka sangat memperhatikan akurasi dalam setiap pekerjaan yang mereka lakukan.

Mereka bekerja dengan cara yang sangat terorganisir dan metodis, tapi mungkin kurang kreatif atau kurang peka terhadap perasaan orang lain.

Kandidat dengan gaya ini sangat cocok untuk peran yang membutuhkan kecermatan tinggi, seperti di bidang keuangan, penelitian, atau analisis data.

11. Gaya Ketelitian/Kestabilan (Conscientious/Steady)

Kandidat dengan kombinasi C/S sangat memperhatikan detail dan bekerja dengan sangat terstruktur.

Mereka mengutamakan ketepatan dan kestabilan dalam setiap tugas yang mereka lakukan, tapi mereka bisa kesulitan untuk beradaptasi dengan perubahan yang mendalam atau situasi yang tidak terduga.

Mereka bekerja dengan cara yang teratur dan konsisten, tetapi mungkin perlu waktu lebih lama untuk menyesuaikan diri dengan situasi baru.

12. Gaya Ketelitian/Dominan (Conscientious/Dominant)

Kandidat dengan gaya C/D adalah orang yang berorientasi pada hasil dan memiliki standar yang sangat tinggi untuk diri mereka sendiri.

Mereka tidak hanya menginginkan hasil yang sempurna, tetapi juga mencari cara untuk meningkatkan efisiensi atau merubah proses yang ada demi mencapai tujuan.

Meski amat efektif dalam mencapai hasil, mereka bisa kesulitan berempati dengan rekan kerja dan cenderung lebih fokus pada tugas daripada hubungan interpersonal.

​​Grafik profil (Profile graphs)

Selain grafik lingkaran, tes DISC juga sering menggunakan grafik profil yang terdiri dari tiga grafik garis. Setiap grafik ini menunjukkan hubungan antara empat sifat kepribadian (Dominasi, Pengaruh, Kestabilan, dan Ketelitian) di sumbu X dan skor kandidat di sumbu Y. Semakin tinggi skor pada sumbu Y, semakin menonjol sifat tersebut dalam diri kandidat.

Ada tiga jenis grafik yang digunakan untuk menggambarkan profil DISC:

  1. Grafik Profil Adaptasi: Ini menunjukkan bagaimana seorang individu berperilaku di depan umum, atau saat berinteraksi dengan orang lain. Skor pada grafik ini mencerminkan sifat-sifat yang ingin ditunjukkan individu tersebut kepada orang lain.
  2. Grafik Profil Alami: Profil ini menggambarkan kepribadian inti individu, yang lebih dominan saat mereka beroperasi sendiri atau dalam situasi stres. Sifat-sifat di grafik ini lebih stabil dan biasanya tidak banyak berubah seiring waktu.
  3. Grafik Profil Gabungan: Grafik ini menunjukkan gabungan antara kedua profil di atas, menggambarkan kepribadian umum individu baik dalam konteks sosial maupun pribadi.

Karakteristik DISC di perusahaan

Misalnya, Anda ingin merekrut kandidat untuk staf marketing atau tenaga penjualan, maka Anda bisa mempekerjakan mereka yang memiliki karakter Influence. Staf HR lebih cocok untuk kandidat tipe Steadiness, sedangkan Compliance dapat Anda pekerjakan sebagai data analyst dan akuntan. 

Bagaimana dengan Dominance? Ini lebih cocok untuk peran pemimpin atau jabatan yang mengatur dan mengorganisir orang lain, seperti CEO atau manajer. 

Tetapi, karakter bukan satu-satunya faktor untuk mempekerjakan kandidat, Anda tetap harus memperhatikan keterampilan dan pengalaman kerja sebagai syarat untuk menjalankan pekerjaan.

Baca Juga: 6 Cara Mengurangi Bias Saat Interview Kandidat

Glints memungkinkan Anda untuk memilih talenta yang tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga cocok dengan peran yang ada. Yuk, pasang lowongan pekerjaan di Glints dan temukan kandidat potensial untuk bergabung dengan tim Anda!

Bellatias

Recent Posts

Mitos “Kandidat Sempurna”: Bagaimana Proses Rekrutmen yang Terlalu Lama Bisa Merugikan Perusahaan

Banyak perusahaan masih terjebak dalam mitos "kandidat sempurna". Mereka yakin dengan menunggu cukup lama, kandidat…

1 year ago

Kerja Sama Glints dan vOffice, Penuhi Kebutuhan Rekrutmen dan Ruang Kerja yang Fleksibel

Pada Selasa, 18 Februari 2025 di Jakarta, Glints & vOffice baru saja menandatangani kerja sama.…

1 year ago

Cepat & Tepat: Kunci Sukses Rekrut Kandidat selama Ramadan

Temuan Utama Kandidat paling aktif cari kerja pada 2 minggu sebelum Ramadan. Ini waktu terbaik…

1 year ago

PHK: Langkah, Aturan, Contoh Surat Pemutusan Hubungan Kerja

Menyampaikan keputusan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada seorang karyawan, baik melalui surat pemberhentian kerja alias…

1 year ago

Apa Itu NIB? Begini Cara Daftar dan Cara Ceknya!

Apakah bisnis atau perusahaan Anda sudah memiliki NIB? Nomor Induk Berusaha (NIB) adalah identitas pelaku…

1 year ago

Human Capital: Arti, Contoh, Manfaat, dan Cara Meningkatkannya

Human capital atau modal manusia adalah metode untuk menarik dan mempertahankan karyawan terbaik dengan cara…

1 year ago