Mengenal 9 Box Model Talent Management

Anggita Dwinda
Anggita Dwinda
April 14, 2021
Mengenal 9 Box Model Talent Management

©️ Pexels

9 Box Model menjadi salah satu model talent mapping yang sering digunakan dalam proses perencanaan suksesi, pengembangan kepemimpinan, dan promosi internal. Metode ini menjadi alat yang efektif bagi siapa saja yang bekerja di talent management atau bagi manajer untuk menilai dan membedakan bakat-bakat yang mereka miliki.

Prinsip kerja 9 Box Model cukup sederhana. Ini merupakan matriks yang terdiri atas 9 kotak. Setiap manajer harus mendiskusikan tentang “siapa masuk ke kotak mana”.

9 box

Sumber: analyticsinhr.com

Setiap kotak (grid) merupakan kombinasi dari dua dimensi, yaitu kinerja masa lalu dan potensi masa depan. Baris horizontal atau sumbu X menggambarkan kinerja, yang semakin ke kanan semakin tinggi. Sedangkan kolom vertikal atau sumbu Y menggambarkan potensi, yang semakin ke atas semakin tinggi.

Baris 1 adalah potensi rendah, baris 2 adalah potensi sedang, dan baris 3 adalah potensi tinggi. Sementara kolom 1 adalah kinerja rendah, kolom 2 adalah kinerja efektif, dan kolom 3 adalah kinerja luar biasa.

Talenta terbaik adalah yang berada pada baris 3 kolom 3 (stars), yaitu mereka yang termasuk berkinerja luar biasa dan memiliki potensi tinggi. Mereka sangat konsisten dalam berbagai tugas, seorang pemikir gambaran besar, pemecah masalah, dan termotivasi sendiri. Kelompok ini adalah calon pemimpin.

Sedangkan high potential dan high performer adalah talenta yang memiliki kinerja dan potensi yang menjanjikan. Mereka hanya membutuhkan sedikit perhatian untuk mengoptimalkan peran di organisasi. Sedangkan core player adalah talenta rata-rata yang memerlukan dukungan, melalui coaching dan pengembangan berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja.

Kelebihan dari matriks 9 Box Model adalah kesederhanaan dan kemudahan dalam penggunaan namun efektif dalam pemetaan bakat-bakat di organisasi. Selain itu, alat talent mapping yang diperkenalkan oleh McKinsey ini dapat digunakan secara gratis.

Berikut tahapan membuat 9 Box Model untuk talent management.

Persiapan

Dapatkan bantuan penggunaan metode ini

Untuk pertama kalinya, Anda membutuhkan bantuan seseorang yang berpengalaman menggunakan proses tersebut, misalnya HR atau konsultan pengembangan kepemimpinan dan perencanaan suksesi. Setelah menggunakannya beberapa kali, Anda biasanya dapat melakukannya sendiri.

Adakan pertemuan pendahuluan

Pelajari matriks ini dengan tim Anda sebelum menggunakannya untuk memastikan mereka semua memahami dan mendukung proses dan tujuan. Pahami mekanisme mengisi kotak, terutama terkait kriteria penilaian kinerja dan potensi, misalnya menggunakan kinerja rata-rata 3 tahun sebagai kriteria.

Lakukan beberapa persiapan

Mintalah setiap manajer mengisi 9 kotak untuk karyawan mereka sendiri dan minta fasilitator mengumpulkan dan mengonsolidasikan mereka. Anda dapat memulai rapat untuk memberikan tinjauan awal pengisian matriks kepada pimpinan rapat dan mendiskusikan hasilnya.

Menggunakan matriks

Biarkan tim Anda bekerja

Mulailah dengan menentukan siapa saja yang akan dimasukkan ke dalam kotak star (kinerja tinggi dan potensi tinggi). Minta manajer sponsor dari karyawan tersebut untuk menjelaskan tentang penilaian tersebut, tanyakan alasannya, lalu undang yang lainnya untuk berkomentar. Anda tidak bisa terburu-buru, sebab proses ini berhasil karena adanya diskusi. Setelah terbiasa, Anda dan tim akan menjalankan proses ini dengan cepat.

Tetapkan tolok ukur

Setelah setiap orang di tim memiliki kesempatan berbicara, kesepakatan yang muncul dapat dijadikan tolok ukur untuk kotak star. Namun, jika tim berselisih persepsi, tanyakan kepada manajer sponsor apakah mereka ingin berubah pikiran berdasarkan umpan balik. Jika tidak ada kesepakatan, pilih nama karyawan lain untuk didiskusikan sampai tim Anda berhasil menetapkan tolok ukur yang disepakati.

Diskusikan sebanyak mungkin nama jika cukup waktu

Anda kemudian dapat mendiskusikan sisa nama dan pindah ke kotak lainnya. Seperti di atas, lakukan dialog untuk menetapkan tolok ukur. Diskusikan rencana suksesi dan rencana pengembangan atau individual development plan (IDP) untuk setiap karyawan.

Pemeliharaan berkelanjutan

Pantau dan tindaklanjuti setiap 3 bulan

Tanpa pemantauan dan tindak lanjut, ada kemungkinan besar rencana pengembangan bakat akan terabaikan atau hilang. Organisasi yang memiliki komitmen kuat untuk pengembangan bakat selalu melacak IDP mereka seperti metrik bisnis penting lainnya.

Ulangi proses penilaian setidaknya setahun sekali

Organisasi bersifat dinamis dan orang-orang di dalamnya bisa berubah dan berganti peran. Persepsi kinerja dan potensi juga dapat berubah. Karena itu, sangat penting untuk meninjau kembali proses penilaian dan memperbarui rencana pengembangan secara teratur.

Merekrut talenta berkualitas lewat layanan headhunter

Setiap organisasi tentu ingin memiliki karyawan jenis star. Untuk mendapatkan karyawan semacam itu, Anda harus memulainya dengan proses rekrutmen yang efektif.

Anda bisa menggunakan headhunter Glints TalentHunt yang merekrut secara efisien dan efektif. Layanan rekrutmen online ini memiliki lebih dari 130.000 top talent berpengalaman yang telah dikurasi dan siap direkrut. Lebih dari 30.000 perusahaan telah menggunakan TalentHunt dengan tingkat kepuasan 8/10.

Di platform https://talenthunt.glints.id, Anda dapat berkonsultasi secara gratis dengan tim kami tentang peran dan profil kandidat yang Anda inginkan. Tim spesialis kami akan membantu Anda menemukan kandidat yang paling tepat melalui penyaringan berbasis algoritma AI yang cepat dan akurat. Anda hanya membutuhkan waktu untuk merekrut 2 minggu.

Tak ada biaya di awal untuk memulai proses Anda. Biaya rekrutmen hanya Anda bayar setelah Anda mendapatkan kandidat. Jika tidak tertarik dengan beberapa calon yang kami rekomendasikan, Anda boleh membatalkan rekrutmen tanpa dikenai biaya.

Untuk memastikan kandidat kami cocok dengan peran yang Anda butuhkan, kami memberi garansi 90 hari. Anda akan mendapat penggantian kandidat gratis apabila kinerja karyawan yang kami rekomendasikan tidak memuaskan.

(Penulis: Khairina)

Platform Rekrutmen Online - Job Portal Gratis - Headhunter Indonesia | Glints

Konsultasikan kebutuhan rekrutmen Anda GRATIS!