9 Langkah Mempersingkat Proses Melamar Kerja Karyawan

Syiti Rommalla
Syiti Rommalla
July 6, 2020

Reputasi bisnis sebuah perusahaan Anda tidak hanya dipengaruhi oleh pengalaman konsumen dan pelanggan terhadap produk dan layanan, tetapi juga oleh kandidat atau calon karyawan. Terlepas apakah akhirnya mendapat pekerjaan atau tidak, mereka akan bercerita kepada orang lain mengenai pengalaman, kesan, dan persepsi terhadap proses melamar kerja karyawan di perusahaan Anda.

Persoalannya adalah jika mereka menuliskan kesan negatif dan pengalaman tak menyenangkan di akun media sosial yang dapat merusak employer brand yang selama ini Anda bangun. Dampaknya, review buruk terhadap brand perusahaan akan berpengaruh pada penurunan minat top-talent bergabung ke perusahaan Anda.

Karena itu, Anda perlu mengevaluasi proses melamar kerja karyawan dari awal sampai akhir, agar memberikan pengalaman positif bagi kandidat pelamar kerja. Berikut sembilan langkah yang dapat Anda lakukan:

1. Evaluasi prosesnya

Anda mesti memberikan kesan kepada calon karyawan bahwa mereka sedang melamar di perusahaan yang punya reputasi bagus. Karena itu, nilai dan budaya perusahaan tidak cukup diucapkan, tetapi harus tercermin dalam keseluruhan proses melamar kerja karyawan, misalnya prosesnya singkat, efisien, dan tidak berbelit.

Meskipun pelamar akhirnya tidak bekerja di perusahaan Anda, mereka akan tetap memiliki pengalaman menyenangkan berinteraksi dengan perusahaan Anda. Ini akan memberikan keuntungan bagi perusahaan, antara lain menyingkat waktu rekrutmen, memudahkan dalam merekrut top-talent, dan memperkuat employer brand.

2. Sediakan mobile app

Saat ini orang beraktivitas secara digital dengan perangkat mobile karena faktor kemudahan, termasuk dalam melamar kerja. Satu dari lima orang mengirimkan lamaran menggunakan aplikasi lowongan kerja di gadget, dan 29% lainnya menggunakan perangkat mobile dan desktop. Itu sebabnya Anda sebaiknya membuat mobile app yang akan meningkatkan pengalaman positif pelamar kerja yang memungkinkan mereka submit aplikasi dengan mudah, cepat, dan dari mana saja, cukup dengan login dan mengisi form online.

3. Kenalkan employer brand secara luas

Menyebarluaskan brand perusahaan menggunakan platform digital akan lebih mudah menjangkau lebih banyak kandidat pelamar kerja. Brand yang kuat akan menggoda kandidat pasif untuk meninggalkan pekerjaan sekarang dan bergabung dengan organisasi Anda, atau membuat kandidat aktif memilih perusahaan Anda meski menerima banyak tawaran lain. Namun, sebelumnya, Anda pastikan dulu bahwa perusahaan punya nilai jual, seperti terkenal sebagai tempat kerja terbaik karena lokasi, skala bisnis, industri, program asuransi karyawan, benefit, dan pemberitaan positif oleh media.

Baca Juga: E-book: Survei Kebijakan HR Saat Pandemi COVID-19

4. Gunakan kata kunci spesifik dalam job description

Dalam rekrutmen online, kata kunci atau keywords yang spesifik dan jitu akan mempercepat proses seleksi oleh sistem algoritma komputer. Misalnya, Anda memasukkan kata kunci terkait lokasi, industri, dan skill yang dibutuhkan, maka software akan memilah berkas pelamar berdasarkan kata kunci tersebut. Pelamar yang tidak memiliki kesesuaian otomatis akan gugur.

5. Petakan pengalaman kandidat

Anda perlu membuat peta proses interaksi kandidat dengan perusahaan dalam setiap tahapan lamaran, dan cari tahu bagaimana perasaan mereka terhadap keseluruhan proses rekrutmen serta apa yang dibutuhkan atau perlu diperbaiki. Data ini akan memberi Anda wawasan tentang bagaimana mendesain proses lamaran kerja tanpa membuat kandidat mengeluh atau menyesal melamar. Ini akan memudahkan Anda menarik top-talent.

6. Tetap buka komunikasi dengan kandidat

Sekitar 58% pencari kerja melihat komunikasi sebagai faktor terpenting dalam proses lamaran dan 42% menyebutkan ketiadaan respons perusahaan menjadi pengalaman negatif mereka. Jadi, upayakan tetap terhubung dengan para pelamar. Apa pun hasilnya, tetap kabari mereka. Apabila repot, Anda bisa menggunakan applicant tracking system (ATS) untuk membantu pelamar tetap mendapat informasi dan terlibat dengan sistem rekrutmen.

7. Beri perhatian juga pada kandidat pasif

Jika Anda mengincar kandidat pasif top-talent karena tertarik dengan kompetensinya, Anda perlu memberi perhatian khusus pada mereka agar melirik lowongan kerja di perusahaan Anda. Alasannya, mereka tidak sedang membutuhkan pekerjaan dan tidak sedang melamar kerja karena telah bergabung dengan perusahaan lain. Tetapi, jika Anda menawarkan proses rekrutmen yang sederhana dan tanpa cela, mereka mungkin akan mempertimbangkan untuk melamar.

8. Perbaiki proses on-boarding karyawan

Rekrutmen tidak berhenti ketika kandidat menandatangani kontrak kerja. Proses on-boarding tak kalah pentingnya untuk memuluskan adaptasi karyawan baru dengan proses kerja dan budaya perusahaan, sekalipun karyawan telah punya pengalaman di tempat kerja lain. Faktanya, menurut sebuah survei, sekitar 34% karyawan mengundurkan diri dalam waktu 90 hari pertama mereka bekerja. Untuk mencegah ini Anda perlu memperbaiki on-boarding dengan cara siap menjawab pertanyaan karyawan baru, membuat lingkungan agar karyawan nyaman bertanya, menyediakan semua perangkat kerja yang dibutuhkan pada hari pertama, hingga memastikan mereka sebagai anggota tim baru dengan penyambutan kecil-kecilan.

9. Lakukan survei berkala

Upaya meningkatkan pengalaman lamaran kerja bukan proses yang terjadi satu kali, namun berulang dan terus membutuhkan perbaikan serta evaluasi berdasarkan data. Karena itu, lakukan survei pada mereka yang gagal lolos rekrutmen dan tanya tentang kesan mereka, termasuk faktor apa yang membuat mereka menyukai atau tidak menyukai proses rekrutmen di perusahaan Anda.

Baca Juga: E-book: Persingkat Proses Rekrutmen dengan Hiring Toolkit

Selain sembilan langkah di atas, ada cara instan untuk membuat pengalaman kandidat positif terhadap perusahaan Anda, yaitu dengan menyewa jasa Glints TalentHunt. Dengan tim andal yang telah dipercaya banyak perusahaan besar, Glints merekrut karyawan terbaik untuk Anda hanya dalam waktu 2-3 minggu.

Dengan sistem seleksi cepat berbasis teknologi artificial intelligence (AI), tim TalentHunt dapat menyajikan pemeringkatan 3% top talent dari ribuan kandidat dan memberikan rekomendasi kepada Anda yang terbaik di antara terbaik. Khawatir kandidat tak cocok? Tenang, Glints punya garansi selama 90 hari dan memberikan penggantian kandidat gratis.Recruitment Solution - Recruitment Platform - Job Portal - Aplikasi Lowongan Kerja - Iklan Lowongan Kerja | Glints Indonesia

Konsultasikan kebutuhan rekrutmen Anda GRATIS!

Mulailah perjalanan perekrutan Anda bersama kami hari ini dengan konsultasi gratis. Cukup isi formulir dan tim Glints akan segera menghubungi Anda